Usung Inovasi AI, Guru SD asal Pacitan Juara 1 Anugerah Guru Prima Jatim 2026 dan Melaju ke Nasional

oleh -7 Dilihat
Guru SDN Arjowinangun Pacitan Khrisna Adhi Pradana meraih Juara 1 Anugerah Guru Prima PGRI Jawa Timur 2026 di BoE Malang.
Guru SD Negeri Arjowinangun Pacitan, Khrisna Adhi Pradana (Juara 1 Guru Prima SD), bersama Indah Uly Wardati (Juara Harapan 2 Pengawas Prima) dan pendamping dari SLCC PGRI Pacitan usai menerima penghargaan Anugerah Guru Prima Jawa Timur 2026 di BoE Malang, Minggu (8/11/2026). (Foto: Dok. Istimewa)

Pacitanku.com, MALANG – Guru SD Negeri Arjowinangun Pacitan, Khrisna Adhi Pradana, berhasil meraih Juara 1 kategori Guru Prima jenjang Sekolah Dasar (SD) dalam ajang Anugerah Guru Prima (AGP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Timur 2026 di BoE Malang, Minggu (8/11/2026).

Keberhasilan melalui inovasi pembelajaran berbasis coding dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) ini mengantarkan Khrisna mewakili Provinsi Jawa Timur ke tingkat nasional.

Selain Khrisna, delegasi PGRI Kabupaten Pacitan turut memboyong penghargaan melalui Indah Uly Wardati yang meraih Juara Harapan 2 kategori Pengawas Prima.

Dalam ajang kompetisi dan apresiasi kepemimpinan pembelajaran yang berlangsung pada 7–8 November 2026 tersebut, kontingen Pacitan didampingi langsung oleh Ketua Smart Learning and Character Center (SLCC) PGRI Pacitan, Nanang Adang Kusdinar.

Keunggulan Khrisna ditetapkan setelah melewati rangkaian penilaian ketat yang meliputi portofolio, presentasi karya, serta AI Challenge.

Ia mempresentasikan DIGISTORY, sebuah inovasi media pembelajaran berbasis coding dan AI yang dirancang untuk menghadirkan pembelajaran mendalam yang bermakna, menyenangkan, sekaligus memperkuat literasi dan karakter peserta didik.

Khrisna menuturkan, capaian tersebut merupakan buah kolaborasi dan dukungan penuh dari lingkungan sekolah serta para pendidik di daerahnya.

“Alhamdulillah, rasa syukur yang mendalam atas amanah dan penghargaan sebagai Juara 1 Anugerah Guru Prima PGRI Jawa Timur 2026. Kemenangan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan bukti keberhasilan bersama warga SD Negeri Arjowinangun dan potret semangat pantang menyerah pendidik dari bumi Pacitan,” ungkapnya, Minggu (8/11/2026).

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi mutakhir di ruang kelas harus disambut secara adaptif tanpa meninggalkan nilai kemanusiaan seorang guru.

“Mari kita sambut era transformasi digital ini bukan dengan rasa takut, melainkan dengan kolaborasi dan kreativitas tanpa batas. Kunci pendidikan masa depan bukan hanya seberapa canggih teknologi yang kita miliki, melainkan seberapa besar sentuhan kasih sayang, empati, dan dedikasi guru dalam membimbing setiap anak menjadi manusia bernalar kritis dan berkarakter mulia. Guru Hebat, Indonesia Kuat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Pacitan, Suprayitno Ahmad, mengapresiasi capaian para delegasi dan berharap prestasi ini memotivasi seluruh tenaga kependidikan di Pacitan untuk terus berinovasi meningkatkan kualitas pendidikan.

“Alhamdulillah, rahmat Allah menyertai duta AGP PGRI Kabupaten Pacitan. Semoga berkah. Selamat Mas Khrisna Adhi Pradana Juara 1, selamat Bu Indah Uly Wardati Juara Harapan 2. Selamat untuk semua duta AGP Kabupaten Pacitan atas perjuangannya,” tutur Suprayitno.

Usai menuntaskan kompetisi tingkat provinsi di Malang, Khrisna kini bersiap membawa nama Jawa Timur untuk berlaga pada ajang Anugerah Guru Prima tingkat nasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.