Tak Ingin Bahayakan Pengguna Jalan, Sopir Truk di Tulakan Pacitan Swadaya Benahi Jalur Rusak

oleh -796 Dilihat
Sopir truk dan warga bergotong royong memperbaiki jalan rusak secara swadaya di Dusun Papringan, Desa Wonosidi, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan.
PEDULI KESELAMATAN: Sejumlah sopir truk bersama warga Desa Wonosidi, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, bergotong royong membenahi jalan rusak di Dusun Papringan menggunakan dana swadaya, Sabtu (31/10/2026). (Foto: Dok. istimewa)

Pacitanku.com, TULAKAN – Sejumlah sopir truk bersama warga di Desa Wonosidi, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, bergotong royong memperbaiki jalan rusak di Dusun Papringan secara swadaya pada Jumat (30/10/2026) hingga Sabtu (31/10/2026) demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan anak sekolah.

Inisiatif ini berawal dari keprihatinan para pengemudi terhadap kerusakan parah di ruas penghubung Pacitan–Ponorogo wilayah timur tersebut.

Kondisi jalan yang telah lama rusak dinilai membahayakan pengemudi truk, pengendara umum, hingga para pelajar yang melintas setiap hari.

Salah satu sopir truk, Tatok, menjelaskan bahwa para pengemudi asal Desa Wonosidi dan beberapa desa tetangga sengaja membentuk komunitas untuk menghimpun dana perbaikan secara mandiri.

“Kami berinisiatif membentuk komunitas sopir truk guna mengumpulkan dana sedikit demi sedikit yang memang ditujukan untuk pembenahan jalan,”kataTatok, Senin (2/11/2026).

Selain iuran para sopir, warga setempat turut memberikan dukungan berupa uang tunai dan material bangunan. Para pengemudi bersama warga kemudian turun langsung membenahi titik jalan yang rusak.

Karena keterbatasan anggaran, perbaikan sementara selama dua hari tersebut baru menjangkau sepanjang 100 meter di wilayah Dusun Papringan.

Tatok berharap langkah swadaya ini dapat mengetuk perhatian pemerintah agar segera melakukan perbaikan menyeluruh, khususnya pada ruas Ngepal Tulakan hingga Desa Ketro.

Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan akses jalan yang layak serta jaminan keselamatan berkendara.

“Kami bangga lahir di negeri ini, kami juga begitu mencintai negeri ini. Tapi, kami juga ingin negeri ini mencintai kami,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.