Pacitanku.com, PUNUNG – Aksi pencurian dengan pemberatan menimpa rumah Eko Setiyorini di Dusun Ngasem, Desa Kebonsari, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, pada Jumat (5/6/2026).
Memanfaatkan kondisi rumah yang kosong karena ditinggal menghadiri hajatan tetangga, pelaku berhasil menggasak 54 gram perhiasan emas dan uang tunai jutaan rupiah.
Aksi pembobolan ini pertama kali disadari korban sepulang dari hajatan sekitar pukul 16.00 WIB. Korban mendapati pintu kamar utamanya sudah tidak terkunci dan isi lemari dalam keadaan acak-acakan.
Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan tindak pidana pencurian tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan.
“Sementara masih dalam proses penyelidikan Polsek Punung,” ujar Aiptu Thomas Alim Suheny, memberikan keterangan resmi.
Pelaku diduga masuk dengan cara mencongkel jendela dapur. Sebelumnya, korban dan keluarga meninggalkan rumah dalam keadaan terkunci rapat untuk rewang di rumah tetangga yang berjarak sekitar 200 meter. Sayangnya, kunci kamar disembunyikan di tempat yang mudah ditebak, yakni di bawah karpet depan kamar.
“Setelah masuk, korban mendapati lemari pakaian telah terbuka acak-acakan. Tas hitam bercorak kembang yang biasa digunakan untuk menyimpan harta benda sudah berpindah ke atas meja dalam keadaan kosong,” jelas Thomas berdasarkan kronologi kejadian.
Selain mencongkel jendela dapur yang diduga kuat sebagai akses masuk pelaku, korban juga kehilangan sejumlah aset berharga.
“Perhiasan emas berupa kalung, gelang, anting, dan cincin dengan berat total 54 gram. Seluruh surat dan nota pembelian perhiasan emas, serta uang tunai sebesar Rp3.200.000,” rinci Thomas.
Atas kejadian ini, korban telah melapor secara resmi ke Polsek Punung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak meninggalkan kunci di tempat yang mudah ditemukan saat rumah dalam keadaan kosong.













