Penjual Tempe di Pacitan Diduga Disiram Air Keras oleh OTK, Mata dan Dada Alami Luka Bakar Parah

oleh -741 Dilihat
Ilustrasi tindak kejahatan penyiraman air keras di jalanan sepi oleh orang tak dikenal.
Visualisasi dugaan tindak kejahatan penyiraman air keras. Eko Susanto (52), seorang penjual tempe asal Desa Pagerjo, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan, menjadi korban serangan cairan berbahaya tersebut oleh dua orang tak dikenal (OTK) saat berangkat berjualan pada Rabu pagi. (Foto: AI)

Pacitanku.com, NGADIROJO — Malang nian nasib Eko Susanto (52), seorang penjual tempe asal Dusun Plugon, Desa Pagerejo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan.

Ia diduga menjadi korban penyiraman air keras oleh dua orang tak dikenal (OTK) pada Rabu pagi saat hendak berjualan dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Wiyoro yang berbatasan dengan Desa Pagerejo, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan.

Akibatnya, Eko menderita luka bakar serius pada area vital seperti mata dan dada.

Usai insiden nahas tersebut, korban yang dalam kondisi terluka parah langsung berupaya mencari pertolongan dan melaporkan kejadian ini.

Ia sempat mampir ke kantor polisi sebelum akhirnya dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis. Saat ini, Eko tengah menerima perawatan intensif di RSUD dr. Darsono Pacitan.

Mengingat luka bakar pada area mata yang sangat kritis, korban dijadwalkan untuk segera dirujuk ke rumah sakit tipe A di luar daerah, seperti Surabaya atau Solo, guna penanganan spesialis lebih lanjut.

Wartawan mewawancarai Kepala Dusun Plugon Eko Heriyanto terkait kasus penyiraman air keras di Ngadirojo Pacitan.
Keterangan Pemerintah Desa – Kepala Dusun Plugon, Desa Pagerejo, Eko Heriyanto, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai kronologi insiden penyiraman air keras yang menimpa warganya, Rabu. Eko membenarkan bahwa korban yang berprofesi sebagai penjual tempe mengalami luka parah di bagian mata dan harus segera dirujuk ke luar kota. (Foto: Sudarsono/Pacitanku)

Kepala Dusun setempat, Eko Heriyanto, membenarkan peristiwa tragis yang menimpa warganya tersebut. Ia menuturkan bahwa korban diserang saat hari masih pagi buta dalam perjalanan menuju tempat berdagang.

“Bahkan korban tadi waktu perjalanan mau ke Puskesmas mampir ke Polsek, laporan yang intinya ‘aku disiram orang‘,” kata Eko Heriyanto saat ditemui Pacitanku.com dirumahnya.

Terkait kondisi luka yang diderita warganya, Eko Heriyanto juga mengonfirmasi keparahannya hingga mengharuskan adanya rujukan ke luar kota serta perlunya bantuan jaminan kesehatan.

“Iya kelihatannya kalau sampai dirujuk itu parah. Iya, mata sebelah, yang jelas yang vital itu bagian mata kan begitu,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, kasus dugaan penyiraman air keras ini sedang dalam penyelidikan intensif pihak Kepolisian.

Polisi tengah memburu dua terduga pelaku penyerangan dan mengumpulkan barang bukti guna mengungkap motif utama di balik aksi keji terhadap penjual tempe tersebut.

“Masih dalam proses penyelidikan,”kata Kasi Humas Polres Pacitan Aiptu Thomas Alim Suheny saat dikonfirmasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.