Pacitanku.com, ARJOSARI — Merajut kembali memori masa kecil yang kian tergerus dinginnya layar gawai, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STKIP PGRI Pacitan menggelar Festival Dolanan Anak yang sarat makna di SD Negeri 1 Gembong, Arjosari, Pacitan pada Kamis (13/2/2026).
Melalui kesederhanaan merangkai karet gelang hingga mendengarkan dongeng sejarah desa, kegiatan dalam rangka Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan ini sukses menghadirkan tawa tulus dan kehangatan antarsiswa.
Kegiatan yang digelar usai upacara peringatan hari jadi tersebut dibuka dengan pendekatan yang menyentuh hati.
Para siswa diajak duduk bersama mendengarkan dongeng tentang asal-usul Desa Gembong, menumbuhkan kecintaan mereka pada akar sejarah tanah kelahirannya, lalu dilanjutkan dengan melukis asa lewat kegiatan mewarnai layang-layang.
Momen paling emosional terlihat ketika para mahasiswa dengan sabar mengajari anak-anak merangkai karet gelang menjadi tali panjang untuk bermain lompat tali.
Sebuah pemandangan langka di era modern, mengingat anak-anak masa kini lebih terbiasa membeli tali skipping buatan pabrik atau sekadar bermain gim di ponsel pintar.
Selain lompat tali, halaman sekolah juga riuh oleh canda tawa siswa yang bermain dakon, engklek (sudamanda), dan jamuran.
Ketua Panitia, Rahmat Krida Prayoga, mengungkapkan bahwa festival ini bukan sekadar arena bermain, melainkan ruang investasi karakter yang mulai pudar di tengah gempuran teknologi.
“Adanya festival dolanan anak ini tentu luar biasa sekali untuk mengenalkan kembali budaya tradisional. Permainan seperti engklek, dakon, dan jamuran terbukti efektif mengajarkan kekompakan, kejujuran, kreativitas, dan sportivitas pada anak-anak. Semoga ke depannya festival ini dapat mengurangi seringnya anak dalam menggunakan gawai,”katanya.
Kehangatan acara ini meninggalkan kesan mendalam bagi para tenaga pendidik.
Guru SDN 1 Gembong, Suhartatik menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi para mahasiswa KKN yang telah membawa kembali kebahagiaan sederhana ke sekolah mereka.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena terbukti memberikan dampak positif bagi perkembangan sosial dan emosional anak-anak. Terima kasih atas kontribusi dan kenangan indah yang telah diberikan untuk sekolah kami. Kepada seluruh mahasiswa KKN, semoga kesuksesan selalu menyertai perjalanan pendidikan panjenengan semua,”katanya.












