Pacitanku.com, PACITAN – Salah satu korban pembacokan sadis di Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Pacitan atas nama Arga (10), dirujuk ke RS Bethesda, DI Yogyakarta.
Keputusan ini diambil lantaran kondisi korban yang belum membaik setelah sebelumnya dirawat ruang PICU atau Bougenvil lantai 3 di RSUD dr. Darsono, Pacitan.
Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Darsono, dr. Netty Nurna, membenarkan rujukan tersebut pada Selasa (23/9/2025) pagi.
“Pasien Arga kita rujuk ke RS Bethesda di Yogyakarta, ini persiapan dan kita semua berharap semoga pasien bisa segera terselamatkan,”katanya.
Baca juga: Belum Tertangkap, Polisi dan Warga Pacitan Sisir Hutan Buru Pelaku Pembacokan
Menurut keterangan dr. Netty, tiga korban luka lainnya masih dalam penanganan. Korban Eki (27) rencananya akan dipulangkan setelah menjalani perawatan.
“Sementara itu, korban Miskun (60) masih dirawat pascaoperasi, dan Miswati (40), mantan istri pelaku, masih berada di ruang ICU setelah menjalani transfusi darah dan operasi,”imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku berinisial AS (45) alias Wawan tega membacok lima orang di Dusun Drono, Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Pacitan pada Sabtu (19/9/2025) malam.
Insiden ini menyebabkan satu orang tewas, yakni Timi (60), ibu dari Miswati. Keempat korban lainnya, termasuk Arga (10), menderita luka berat.
Diduga, motif pelaku yang berprofesi sebagai penjaga sekolah itu adalah rasa sakit hati karena mantan istrinya berencana menikah lagi. Namun demikian motif ini masih didalami kepolisian.
Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian di hutan sekitar desa, sementara anak kandung pelaku, Bima (17), telah diamankan sebagai saksi kunci di Polres Pacitan.










