Pacitanku.com, PACITAN-Sebanyak 110 anak yatim, piatu, dan dhuafa mengikuti Gebyar Muharram 1448 Hijriah yang digelar oleh Majelis Taklim Perempuan (MTP) IPHI Kabupaten Pacitan bersama PPTQ MTP IPHI Kabupaten Pacitan dan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Pacitan di Sekretariat MTP IPHI Pacitan, Ahad (21/6/2026).
Mengusung tema “Menggapai Berkah Muharram, Menebar Cinta dan Menguatkan Ukhuwah”, kegiatan tersebut merupakan program rutin yang diselenggarakan setiap bulan Muharram.
Pada pelaksanaan tahun ini, Siti Aisyah yang juga Ketua Muslimat NU Cabang Kabupaten Pacitan sekaligus Wakil Ketua MTP IPHI Kabupaten Pacitan dipercaya sebagai Ketua Panitia Gebyar Muharram 1448 H.
Tahun ini, acara dikemas dalam suasana yang lebih edukatif dan menyenangkan melalui dongeng inspiratif bersama Ustadz Romli dari Giriwoyo, Wonogiri.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi di Kabupaten Pacitan, di antaranya perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pacitan, sesepuh IPHI Indartato beserta Ny. Luki Indartato, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pacitan, Ketua Muslimat NU Cabang Kabupaten Pacitan, serta Ketua IPHI Kabupaten Pacitan beserta jajaran pengurus.
Ketua MTP IPHI Kabupaten Pacitan, Ririn Subianti, mengatakan peserta yang hadir merupakan anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa yang oleh panitia disebut sebagai “anak-anak hebat”.
Sebutan tersebut dipilih sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan percaya diri.
“Kami menyebut mereka anak-anak hebat. Istilah santunan juga kami ubah menjadi hadiah. Harapannya mereka merasa lebih dihargai, lebih percaya diri, dan turut merasakan kebahagiaan di bulan Muharram,” ujarnya.
Menurut Ririn, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemberian hadiah, tetapi juga memberikan ruang edukasi dan motivasi bagi anak-anak melalui pendekatan yang menyenangkan.
Melalui dongeng yang disampaikan secara interaktif, peserta diajak belajar tentang nilai-nilai kebaikan, kepedulian, semangat belajar, serta pentingnya memiliki cita-cita.
Suasana penuh keceriaan tampak mewarnai jalannya acara. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap sesi kegiatan.
Gelak tawa dan senyum bahagia menghiasi wajah mereka saat mendengarkan dongeng maupun ketika menerima hadiah yang telah disiapkan panitia bersama para donatur.
Ririn mengungkapkan, hadiah yang diberikan kepada para peserta memang sederhana secara materi.
Namun, perhatian, kasih sayang, dan kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus melangkah meraih masa depan yang lebih baik.
“Meski yang kami hadiahkan secara materi sangat sederhana, kami bersyukur anak-anak terlihat senang dan bahagia. Itulah kebahagiaan tersendiri bagi kami. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan Muharram, menumbuhkan kepedulian sosial, dan semakin menguatkan ukhuwah di tengah masyarakat,” pungkasnya.









