Viral Pernyataan Kiai Marzuki Mustamar Soal Pilpres 2024 yang Diunggah Cak Imin

oleh -5460 Dilihat
Kiai Marzuki Mustamar (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, JAKARTA – Ketua Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur yang belum lama ini dinonaktifkan, Kiai Marzuki Mustamar viral memberikan pernyataan seputar Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Potongan pernyataan dalam video tersebut diunggah oleh Calon Wakil Presiden (Cawapres) RI Muhaimin Iskandar di akun twitter/X @cakiminow.

Dalam potongan video tersebut, pengasuh Pondok Pesantren Sabiilul Rosyad, Kota Malang, itu tampak berbicara dalam bahasa Jawa.

Secara keseluruhan, Kiai Marzuki menegaskan tidak ada larangan untuk memilih Amin karena banyak pesantren besar memilih Amin, seperti Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ponpes Al Anwar Sarang, Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo Kabupaten Magelang, Ponpes Lirboyo, Ponpes Sidogiri hingga Ponpes Sabiilul Rosyad Kota Malang.

Berikut ini pernyataan Kiai Marzuki yang diunggah oleh akun X Cak Imin:

“Anak putuku alumni Ploso, aku tak melu Ploso nyoblos Amin, oleh. (Anak cucuku alumni Ploso, aku bakal ikut Ploso nyoblos Amin, boleh),” ungkap Kiai Marzuki.

“Anak putuku alumni Sarang. Sarang teng Amin. Aku tak nyoblos Amin, oleh (Anak cucuku alumni Sarang, Sarang di Amin, aku bakal nyoblos Amin, boleh).”

“Anak putuku alumni Tegalrejo, Magelang, Gus Yusuf. Tegalrejo nderek ndukung Amin, aku tak nyoblos Amin, oleh. Pokok rumus manut guru oleh (Anak cucuku alumni Tegalrejo, Magelang, Gus Yusuf. Tegalrejo ikut dukung Amin, aku juga bakal nyoblos Amin, boleh. Mau ngikutin rumus nurut sama guru boleh).”

“Anak putuku mondok Lirboyo, ben guruku ridho, aku tak nyoblos Amin wong Lirboyo yho Amin, oleh (Anak cucuku di pondok Lirboyo, biar guruku rida, aku bakal nyoblos Amin soalnya Lirboyo juga Amin, boleh).”

“Anak putuku mondok ting Sidogiri, tak ndelok pengumuman, Sidogiri dukung Amin, tak nyoblos Amin, oleh (Anak cucuku di pondok di Sidogiri, aku cek di pengumuman ternyata Sidogiri dukung Amin, aku bakal nyoblos Amin, boleh).”

“Anak putuku mondok nang Gasek Malang. Ora mondok nang Marzuki, mondok nang Bu Nyai Marzuki. Tak delok Bu Nyai Marzuki masuk tim pusatnya Amin. Tak nyoblos Amin ben diridhoi Bu Nyai Marzuki, oleh. Dadi wes rausah ngotot (Anak cucuku mondok di Gasek Malang. Enggak mondok di Kiai Marzuki, tapi mondok di Bu Nyai Marzuki. Kulihat Bu Nyai Marzuki masuk tim pusatnya Amin, jadi aku bakal nyoblos Amin biar diridai Bu Nyai Marzuki, boleh. Jadi enggak usah ngotot).

No More Posts Available.

No more pages to load.