BMKG Prediksi Hujan Terjadi di Malam Tahun Baru di Jatim, Termasuk Pacitan

oleh -Dibaca 691 kali
Ilustrasi Hujan Angin
Ilustrasi Hujan Angin

Pacitanku.com, PACITAN – Menjelang akhir tahun, penting untuk mengetahui prediksi cuaca saat perayaan tahun baru 2022 mendatang. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kelas I Juanda Sidoarjo telah merilis prediksi perkiraan cuaca di Jawa Timur pada malam tahun baru 2022

Kepala BMKG kelas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan dalam keterangan persnya, Kamis (30/12/2021) mengatakan kondisi atmosfer terkini terpantau beberapa gangguan atmosfer yang menyebabkan adanya potensi peningkatan intensitas curah hujan di Jawa Timur.

“Saat ini Jawa Timur berada pada musim hujan, dan diprakirakan bulan Januari – Februari 2022 merupakan puncak musim hujan yang mana potensi curah hujan relatif tinggi,”kata Taufiq.

Menurut dia, aktifnya pola tekanan redah di utara Australia yang menyebabkan adanya zona pertemuan angin (konvergensi) dan arah Asia dan Samudera Hindia ditambah dengan anomali suhu muka laut disekitar wilayah Jawa Timur yang masih cukup hangat +0.5 s/d +1.5°C sehingga mengakibatkan penguatan curah hujan tinggi di Jawa Timur

“Berdasarkan beberapa gangguan atmosfer tersebut diprakirakan pada malam tahun baru 2022 secara umum wilayah Jawa Timur berpotensi hujan intensitas ringan, sedang hingga lebat,”tandasnya.

Taufiq megatakan kondisi tersebut terjadi di beberapa wilayah Jawa Timur seperti di Kabupaten Tuban Kabupaten Bojonegoro Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Bangkalan

“Kemudian Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Blitar, Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten dan Kota Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Bandowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten dan Kota Probolinggo, Kabupaten Jombang, Kota Madiun, Kabupaten Magelan dan Kota Batu,”jelasnya.

Selain itu, Taufiq juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan bermat-hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi selama musim hujan.

“Bencana hidrometeorologi seperti banjir tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, hujan es, puting beliung, sambaran petir, pohan tumbang dan jalan licin,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.