Karang Taruna Madu Bronto Gelar Aksi Bagi Nasi Kotak di Area Pasar Arjosari

oleh -Dibaca 710 kali
Bagi Bantuan. Katar Madu Bronto membagikan nasi kotak untuk warga di seputaran Arjosari, Ahad. (Foto: Dok. Katar untuk Pacitanku)

Pacitanku.com, ARJOSARI – Sejumlah pemuda membagikan nasi kotak di jalanan maupun dalam area pasar Arjosari pada Ahad (22/8/2021) pagi. Mereka berpencar menyisir orang-orang yang ada di area pasar Arjosari, tukang becak, tukang ojek, hingga tukang parkir.

Aksi itu dilakukan Karang Taruna Madu Bronto Dusun Kulak Desa Tremas, Berbagi Nasi Kotak. Di lokasi ini ada seorang tukang becak yang tengah menunggu penumpang dan diberi nasi kotak beserta air minum.

Pangapunten pak, niki wonten nasi kotak (permisi pak, ini ada nasi kotak),” begitu ucap Tria, salah seorang anggota yang membagikan nasi kotak kepada tukang becak yang tengah menunggu penumpang di atas becak.

Tak hanya tukang becak, nasi juga dibagikan kepada tukang parkir yang dari pagi hari sudah berjaga, para pedagang yang melintas juga diberi nasi kotak tersebut.

“Momen kemerdekaan ini adalah saat yg tepat untuk berbagi kemerdekaan secara ekonomi ditambah pandemi yg menyusahkan masyarakat, berbagi nasi kotak ini adalah gerakan bantuan sosial bertujuan untuk menumbuhkan semangat berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” kata Ketua Umum Karang Taruna Madu Bronto, Muhammad Nur Muhibbuddin.

Pria yang akrab disapa Muhib ini mengatakan kegiatan bansos ini tidak pertama kali dilaksankannya, tahun lalu sebenarnya sudah ada namun dengan konsep yang berbeda.

“Kegiatan bantuan sosial berupa sembako juga sudah dilaksanakan tahun lalu di area Desa Tremas sendiri. Namun tahun ini dilaksanakan dengan konsep yang berbeda, berupa nasi kotak di area pasar Arjosari,”jelasnya.

Dia mengatakan pembagian nasi kotak berjumlah 100. Nasi beserta lauk pauknya berasal dari donatur yang menyumbang.

“Kita membagikan 100 nasi kotak untuk saudara kita yang membutuhkan, kepada para pekerja keras yang masih bekerja dimasa pandemi, dan sebagai latihan untuk kami mengasah naluri dan tenggang rasa sesama manusia,”pungkasnya.

Pewarta: Sulthan Shalahuddin
Editor: Dwi Purnawan

Video