Dua Pelajar Pacitan Sabet Juara 1 Kompetisi Biola Internasional di Malaysia

oleh -118 Dilihat
Raikhana dan Tisya berfoto bersama pelatih Rexas Music Studio (baju putih) usai meraih juara 1 dalam ajang Champs Universal Music & Dance Festival Johor Malaysia 2026. (Foto: Dok. Raikhana)

Pacitanku.com, PACITAN-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Pacitan.

Raikhana Ramadhani, siswi salah satu Madrasah Aliyah Negeri di Pacitan, bersama Tisya Ramadhani, siswi Sekolah Menengah Pertama di Punung, berhasil meraih juara 1 atau First Prize Winner dalam ajang “Champs Universal Music & Dance Festival” Johor, Malaysia, kategori solo violin competition yang digelar pada 23 Mei 2026 di Johor, Malaysia.

Keberhasilan dua pemain biola muda asal Pacitan tersebut menjadi bukti bahwa talenta seni dari daerah mampu bersaing di tingkat internasional.

Raikhana mengatakan dirinya bersama Tisya berangkat menuju Malaysia sehari sebelum kompetisi berlangsung.

Perjalanan dimulai dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), transit di Kuala Lumpur, lalu melanjutkan perjalanan menuju Johor.

Dalam mengikuti kompetisi biola internasional tersebut, mereka didampingi ibu masing-masing serta pelatih Rexas Music Studio Pacitan.

“Untuk kategori kami ada 29 peserta, tapi saya tidak melihat detail penampilan para peserta supaya tidak terlalu grogi,” ujar Raikhana.

Meski mengikuti lomba secara mandiri dan tidak membawa nama sekolah secara resmi, keduanya tetap mendapatkan dukungan bantuan dari pihak sekolah dan pelatih.

Di balik keberhasilan meraih juara 1 kompetisi biola di Malaysia, Raikhana mengaku ada proses panjang yang harus dilalui, termasuk latihan, kegagalan, hingga perjuangan penuh air mata.

“Saya juara 1 ini juga ada proses air mata yang dilalui, ada kalahnya juga. Saya berterima kasih kepada keluarga, teman, guru-guru yang telah mendoakan, dan pelatih yang telah melatih saya dari sebelumnya tidak tahu musik hingga bisa seperti ini,” katanya.

Raikhana berharap prestasi tersebut dapat menginspirasi generasi muda Pacitan untuk terus menggali potensi yang dimiliki.

“Setiap anak punya potensi masing-masing, tinggal digali, terus berusaha dan tentunya berdoa,” tambahnya.

Prestasi Raikhana dan Tisya dalam kompetisi biola internasional di Malaysia diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelajar lain untuk terus berkarya dan membawa nama baik Pacitan di tingkat dunia.