Pemdes Bomo Apresiasi Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa di Luweng Musuk

oleh -Dibaca 640 kali
KIBARKAN BENDERA RAKSASA. Empat pendaki perempuan sukses mengibarkan empat bendera raksasa di Luweng Musuk Punung. (Foto: Purnomo)

Pacitanku.com, PUNUNG – Pemerintah Desa (Pemdes) Bomo, Kecamatan Punung mengapresiasi aksi pengibaran bendera merah putih raksasa berukuran 10 meter x 6 meter di Goa vertikal atau Luweng Musuk, Dusun Gebang, Desa Bomo, Kecamatan Punung saat upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-76 RI pada Selasa (17/8/2021) siang sekitar pukul 10.00 WIB.

“Tanggapan kami, tidak bisa kami sampaikan dengan kata-kata, saya bangga dan berterimakasih kepada beliaunya mas Bambang yang telah memperkenalkan Luweng Musuk ini, terus kami merasa terharu, bangga saking senangnya,”kata Kepala Desa Bomo Suratmi saat dikonfirmasi awak media usai pengibaran bendera merah putih.

Baca juga: Heroik, 4 Srikandi Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Luweng Sedalam 70 Meter di Punung

Lebih lanjut, Suratmi merasa bangga karena dengan kondisi yang cukup sulit dan penuh tantangan, Luweng Musuk atau Luweng Songo yang memiliki kedalaman 70 meter dan 50 meter menuju ke aliran air bawah tanah ternyata diminati oleh para penyuka tantangan.

Sehingga, Suratmi berharap hal ini menjadi awal dari kemajuan dan kesejahteraan warga.

“Kondisinya (Luweng Musuk) yang penuh tantangan diminati oleh adik-adik (Mapala) semuanya, mudah-mudahan awal dari kemajuan dari kesejahteraan warga disini. Sekali lagi, saya bangga Alhamdulillah, ternyata adik-adik dibawah beliau mas Bambang, kita bisa mengenang, HUT ke 76 RI dengan acara (pengibaran bendera raksasa) ini,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, empat srikandi pendaki perempuan sukses mengibarkan bendera merah putih raksasa di Luweng Musuk, Dusun Gebang, Desa Bomo, Kecamatan Punung saat upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-76 RI pada Selasa (17/8/2021) siang sekitar pukul 10.00 WIB.

Keempat pendaki perempuan yang terlibat itu adalah Kirana Raditya, Salwaa Ainayya, Nabila Nur Chairiza dari Mapala Silvagama Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) DI Yogyakarta dan Kartika Tri Agustin dari Mapala Dinamik Fakultas Teknik Universitas Muhamamdiyah Surakarta (UMS).

Keempat srikandi tersebut sukses mengibarkan bendera raksasa merah putih berukuran panjang 10 meter dan lebar 6 meter.

Acara ini merupakan kolaborasi dari Pacitan Speleology Society (PSS), Mapala Silvagama Fakultas Kehuatanan UGM, Mapala Dinamik Fakultas Teknik UMS, Cikalplus Adventure dan Pemerintah Desa (Pemdes) Bomo Kecamatan Punung.

Pewarta: Sulthan Salahuddin
Editor: Dwi Purnawan

No More Posts Available.

No more pages to load.