BPBD Pacitan Salurkan Logistik dan Terpal di Lokasi Bancana Talud Ambrol Arjosari

oleh -Dibaca 397 kali
SALURKAN LOGISTIK. BPBD Pacitan menyalurkan logistik dan terpal ke lokasi bencana di Jetis Kidul Arjosari, Selasa (22/6/2021). (Foto: Dok)

Pacitanku.com, ARJOSARI Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan menyalurkan logistik berupa bantuan sembako dan terpal kepada dua warga terdampak bencana alam talud ambrol Kedung Sapi di RT/RW 02/III Dusun Madekan, Desa Jetis Kidul, Kecamatan Arjosari pada Selasa (22/6/2021).

Dua warga tersebut adalah Sajiatin dan Degran yang merupakan warga setempat dan terdampak bencana alam yang terjadi pada Senin malam tersebut.

Baca juga: Talud Dam di Arjosari Longsor, Warga di Tiga Rumah Diungsikan

Kepala pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo saat dikonfirmasi Pacitanku.com, Selasa mengatakan adapun unsur yang terlibat dalam penanganan bencana termasuk pemberian bantuan itu adalah BPBD, pihak Kecamatan, Koramil dan Polsek Arjosari, BBWS, perangkat Desa Jetis Kidul dan masyarakat setempat.

“Tim BPBD Pagi tadi sudah melakukan pengecekan lokasi sekaligus penyerahan bantuan sembako dan terpal di lokasi kejadian,”kata Didik Alih Wibowo.

Diberitakan sebelumnya di Pacitanku.com, hujan deras yang mengguyur kawasan Kecamatan Arjosari dan sekitarnya mengakibatkan peristiwa longsor di Dam tersebut.

Menurut keterangan Kepala Dusun Madekan, Ruslan, peristiwa longsornya Dam Dung Sapi tersebut diakibatkan karena hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.

Akibatnya air hujan menggerus talud di kawasan Dam tersebut dan menyebabkan terjadinya longsor.

“Peristiwanya terjadi pada Senin malam sekitar pukul 19.00 WIB, terjadi longsor setelah sebelumnya hujan dan menyebabkan talud ambrol dan tiga rumah terdampak,”kata Ruslan saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Peristiwa longsornya Dam tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun Ruslan mengatakan warga terdampak diungsikan sementara.

Pewarta: Putro Primanto
Editor: Dwi Purnawan

Video Talud Dam di Arjosari Jebol, Warga Terdampak Mengungsi

No More Posts Available.

No more pages to load.