Dinas Pendidikan Pacitan Hentikan Izin Karya Wisata ke Luar Daerah

oleh -13582 views
Kepala Dinas Pendidikan Pacitan Daryono. (Foto: Yuniardi Sutondo)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Pendidikan setempat menghentikan izin karya wisata bagi satuan pendidikan ke luar daerah.

Menurut keterangan Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Pacitan, Daryono, hal tu seiring merebaknya wabah coronavirus disease 2019 (covid-19) di Indonesia.

Daryono mengatakan pihaknya akan segera mengambil langkah-langkah taktis, seiring ditetapkannya kejadian luar biasa (KLB)  oleh Pemerintah Kota Surakarta, Jumat (13/3/2020) malam kemarin.

Menurut Daryono, secepatnya organisasi perangkat daerah (OPD) yang diampunya akan melakukan koordinasi dengan gugus tugas nasional guna mengantisipasi penyebaran virus dari Wuhan, Tiongkok tersebut.

“Hari ini tadi, saya sudah berkoordinasi dengan Pak Sek (Sekkab Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putro, Red) guna menentukan langkah-langkah taktis terkait pencegahan coronavirus di Pacitan,” ujar Daryono, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Sabtu (14/3/2020).

Meski belum ada petunjuk lebih lanjut, namun Daryono mengimbau agar para warga satuan pendidikan, utamanya para siswa didik untuk meminimalisir kegiatan diluar rumah. Termasuk mendatangi kegiatan car free day.

“Kita belum ada petunjuk, apakah car free day ditiadakan ataukah masih berlanjut. Namun kami mengimbau bagi warga satuan pendidikan untuk sementara waktu tidak menghadiri kegiatan tersebut,” jelasnya.

Lain itu, sejak saat ini, Diknas Kabupaten Pacitan juga tidak akan memberikan izin kegiatan karya wisata keluar daerah.

“Detik ini sudah kami hentikan. Semua satuan pendidikan, kami larang untuk menyelenggarakan kegiatan karya wisata keluar daerah,” tegas Daryono.

Sementara itu mengenai kegiatan belajar-mengajar, lanjut Daryono, masih akan dikoordinasikan dengan gugus tugas nasional. Meski besar kemungkinan, siswa didik akan diberikan kesempatan belajar di rumah dengan metode yang telah dipersiapkan.

“Kita masih menunggu petunjuk dari gugus tugas nasional. Namun mulai saat ini kami sudah persiapkan metode pembelajaran seandainya para siswa didik harus belajar dirumah masing-masing,” tukasnya.

Sebagai informasi, badan kesehatan dunia World Health Organitation (WHO) telah menginstruksikan ke pemerintah Indonesia untuk menetapkan darurat nasional. Hal tersebut seiring ditemukannya 69 pasien positif covid-19. Empat diantaranya meninggal dunia.

Sampai detik ini dilaporkan, coronavirus sudah menyebar ke 120 negara, dengan jumlah penderita mencapai 138 ribuan orang.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan