Empat Warga Kebonagung Dikabarkan Terdampak Tanah Longsor

oleh -131.436 views
LONGSOR. Rumah warga di Kebonagung diterjang longsor, Jumat (7/12/2018) malam. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, KEBONAGUNG – Empat warga yang merupakan satu keluarga di Kecamatan Kebonagung dikabarkan terdampak bencana alam tanah longsor pada Jumat (8/12/2018) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Informasi yang dihimpun Pacitanku.com, empat warga yang terkena bencana tanah longsor berada di lokasi RT/RW 02/II Dusun Jambu, Desa Sidomulyo Kecamatan Kebonagung.

Adapun identitas keempat korban tersebut adalahMisgiman, Sogirah (istri Misgiman), Inem dan Bogiyem (Mertua). Hingga berita ini diturunkan, korban dikabarkan belum bisa di evakuasi dari dalam rumah. Belum diketahui kondisi keempat warga tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya di Pacitanku.com, hujan lebat yang mengguyur wilayah kabupaten Pacitan sejak Jumat (7/12/2018) sore tadi pukul 15.12. Akibatnya banjir di sejumlah titik di wilayah Kebonagung danmenutup akses jalan lintas selatan (JLS) Kebonagung tertutup material lumpurbercampur batu serta kayu sehingga tidak bisa dilalui roda dua maupun rodaempat.

Ratusan warga mulai mengungsi dan mencari tempat yang aman untuk mengantisipasi kejadian pada 28/11/2017 lalu. Diperkirakan pukul 16.20 WIB air mulai masuk ke pemukiman warga di Desa Purwoasri, Desa Kayen, Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung.

Tak hanya warga yang terdampak banjir, Puskesmas Kebonagungjuga terdampak banjir. BPBD, Tagana dan jajaran Dinas kesehatan langsungmengevakuasi warga yang terdampak banjir, beberapa Pasien Puskesmas Kebonagung secepatnya dievakuasi dengan menggunakan Ambulan menuju RSUD dr Darsono Pacitan.

Bupati Pacitan Indartato mengatakan pihaknya melalui dinas terkait akan segara melakukan pembenahan tanggul jebol yang menjadi penyebab banjir di kawasan Pacitan pada Jumat (7/12/2018) malam.

“Saya bersama jajaran SKPD dan BPBD untuk terjun langsung membantu mengevakuasi warga yang terisolir banjir, dan nanti kami akan berkoordinasi dengan Dinas terkait untuk secepatnya membenahi tanggul yang jebol dari anak sungai grindullu,”kata Indartato saat mendatangi lokasi banjir di kawasan Desa Kayen dan Sukoharjo, Kecamatan Pacitan, Jum’at (7/12/2018) malam.

Diketahui, banjir akibat luapan Sungai Jelok menyebabkan permukiman warga dan lahan pertanian tergenang. Selain itu akses transportasiyang melalui jalan lintas selatan (JLS) ruas Pacitan-Kebonagung juga sempat terganggu.

Sabtu pagi (8/12/2018) banjir di kawasan Kebonagung dikabarkan sudah mulai surut. Di kawasan Purwoasri, Kebonagung, banjir sudah surut dan menyisakan kondisi jalan yang tertutup lumpur sepanjang 300 meter yang cukup licin dan membahayakan pengendara. (RAPP002)