Banjir Kembali Genangi Sejumlah Titik di Arjosari dan Pacitan

oleh -1.823 views
Banjir genangi sejumlah titik di Arjosari dan Pacitan. (Foto: WA Grup Info Pacitan)

Pacitanku.com, ARJOSARI Bencana alam banjir kembali terjadi di sejumlah titik di Pacitan pada Kamis (25/1/2018) dini hari WIB. Informasi dari pantauan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Pacitan yang diterima Pacitanku.com, sejumlah titik di Kecamatan Arjosari digenangi air dengan ketinggian hingga sepaha orang dewasa sejak Kamis dini hari pukul 00.30 WIB.

Di kawasan Arjosari, debit air sungai grindulu mengalami peningkatan cukup tinggi terutama air dari arah karanggede, Arjosari.

“Informasi di Gayuhan, Arjosari, debit air sudah mulai meningkat, kemudian untuk debit air di kali seputaran pondok tremas semakin naik dan sudah sampai di jalan,”demikian informasi dari RAPI Pacitan.

Bahkan, air sudah masuk koramil dan kantor desa arjosari. Di kawasan pusat kecamatan Arjosari tersebut, warga berbondong bondong mengevakuasi  barang-barang pasar bagi pedagang. Ketinggian air sesuai alat ukur sudah di 350 centimeter. Padahal batas ukuran ketinggian air 360cm.

Akibat debit air meningkat drastis tersebut, jalur utama dari Desa Mlati ke Arjosari sempat tidak bisa dilalui karena luapan sungai di Desa Tremas, Kecamatan Arjosari.

Sementara di wilayah Pacitan, tepatnya di Tempuran, Sirnoboyo, ada peningkatan debit air yang cukup deras. Bahkan air sudah mulai masuk ke pemukiman di RT/RW 03/III Dusun Mendole, Desa Sirnoboyo pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Di kawasan tersebut, debit air di tempuran kali grindulu dan sirnoboyo makin meningkat,arus semakin deras. Sementara para nelayan sudah mulai cek perahu mereka karena derasnya aliran sungai, meski hujan sudah reda pada pukul 01.29 WIB.

Hingga berita ini diturunkan sejumlah petugas dari Koramil dan relawan kebencanaan masih melakukan pemantauan, baik melalui pemantauan lapangan maupun melalui aplikasi perpesanan.

Berdasarkan pantauan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gelombang atau ombak sendiri masih cukup tinggi hingga Kamis (25/1/2018) pukul 07.00 WIB, yang terpantau sekitar 2 hingga 4 meter di sepanjang perairan pulau Jawa. (RAPP002)