Infrastuktur Jalan Masih Jadi PR Pemkab Pacitan

oleh -Dibaca 793 kali
Salah satu infrastuktur jalan di Pacitan yang belum tergarap. (Foto : Tri Wiyoko/FB)
Salah satu infrastuktur jalan di Pacitan yang belum tergarap. (Foto : Tri Wiyoko/FB)
Salah satu infrastuktur jalan di Pacitan yang belum tergarap. (Foto : Tri Wiyoko/FB)
Salah satu infrastuktur jalan di Pacitan yang belum tergarap. (Foto : Tri Wiyoko/FB)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan di era kepemimpinan Drs H. Indartato, MM masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Salah satu yang cukup mendesak adalah infrastuktur jalan yang banyak menjadi masukan masyarakat terkait perencanaan pembangunan dan perbaikan sarana transportasi itu.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pacitan Ir. Heru Wiwoho Supadi Putra, M. Si, lebih dari 50 persen usulan kecamatan mengeluhkan pemenuhan dan perbaikan infrastruktur jalan.

Heru menyebut bahwa jika mengukur dari kekuatan anggaran kabupaten Pacitan tahun 2016 yang diperkirakan mencapai Rp 343 milyar maka hal itu masih jauh dari cukup. Pasalnya usulan infrastruktur jalan saja sudah mencapai lebih dari Rp 500 milyar.

“Melalui musrenbang inilah nanti akan dimusyawarahkan dan dipilah kebutuhan mana yang lebih penting, skala prioritas tetap menjadi solusi untuk menjalankan roda pembangunan,” kata Heru saat  pembukaan Musrenbang dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Pacitan tahun 2016, kamis (05/03) di Pendopo Kabupaten, dilansir dari laman SKPD.

Senada dengan Heru, Bupati Indartato menilai bahwa  musrenbang merupakan upaya mensinkronkan usulan  dan klarifikasi dari bawah. Mana yang terus lanjut dan mana yang ditunda. Musrenbang merupakan kewajiban pemerintah dalam menerapkan manajemen pemerintahan, yang diawali dari perencanaan tingkat desa.

“Manajemen pemerintahan ada tiga, yakni, perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban. Untuk itu di tahun 2016 ini Kabupaten Pacitan sudah menerapkan Akuntasi berbasis akrual,” kata Indartato saat menyampaikan arahan.

Sebagaimana diketahui, sejumlah infrastuktur jalan di Pacitan masih membutuhkan perhatian dari Pemkab. Terlebih, Pacitan merupakan daerah rawan longsor, sehingga hal tersebut berdampak pada infrastuktur jalan, termasuk diantaranya perawatan dan perbaikan jalan. (RAPP002)