Pacitanku.com, PACITAN–Karang Taruna Kabupaten Pacitan menggelar rapat koordinasi bersama para Ketua Karang Taruna kecamatan se-Kabupaten Pacitan pada Senin (29/6/2026).
Rapat yang menjadi agenda rutin organisasi ini dikemas dengan suasana santai dan penuh keakraban di Abuteke.
Konsep nonformal tersebut sengaja dipilih agar diskusi berlangsung lebih cair, terbuka, dan produktif.
Dalam rapat, para peserta membahas berbagai agenda strategis organisasi, termasuk persiapan keterlibatan Karang Taruna dalam Festival Film Horor Pacitan sebagai salah satu agenda kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen kepemudaan.
Selain itu, forum juga menjadi ajang evaluasi perkembangan Karang Taruna di masing-masing kecamatan.
Setiap ketua menyampaikan progres program kerja, capaian kegiatan, hingga berbagai kendala yang dihadapi di wilayahnya untuk dicarikan solusi bersama.
Rapat juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi dari tingkat kabupaten hingga desa.
Ketua Karang Taruna kecamatan diharapkan tidak hanya aktif membangun komunikasi dengan Karang Taruna Kabupaten, tetapi juga terus bersinergi dan melakukan pembinaan kepada Karang Taruna desa agar roda organisasi berjalan selaras di setiap tingkatan.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Pacitan, Mulyadi, mengatakan rapat koordinasi rutin menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan menjaga semangat kolaborasi antar-Karang Taruna di seluruh Kabupaten Pacitan.
“Forum ini bukan hanya membahas program kerja, tetapi juga menjadi tempat untuk mendengar, mencari solusi, dan memperkuat sinergi. Ketika komunikasi berjalan baik, saya yakin Karang Taruna di setiap kecamatan akan semakin solid dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,”
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Kebonagung, Andi Dwi Pranoto, menyampaikan bahwa persoalan keterbatasan anggaran maupun kondisi organisasi hampir dirasakan oleh seluruh Karang Taruna kecamatan.
Menurutnya, tantangan tersebut bukan alasan untuk berhenti bergerak, melainkan harus dijawab dengan manajemen yang baik dan ide-ide kreatif.
“Persoalan anggaran dan dinamika organisasi hampir dirasakan semua kecamatan. Jadi teman-teman yang mengalami kendala jangan merasa sendirian atau berkecil hati. Semua merasakan hal yang sama. Tinggal bagaimana kita memanajemen organisasi dengan baik dan menghadirkan ide-ide kreatif sebagai solusi. Justru kondisi ini harus menjadi penyemangat untuk terus bergerak,” katanya.
Melalui forum tersebut, Karang Taruna Kabupaten Pacitan berharap koordinasi antarkecamatan terus terjaga sehingga setiap program organisasi dapat berjalan lebih efektif, inovatif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.









