Disparbudpora Pacitan dan HPI Gelar Guiding Competition 2026, Jaring Talenta Muda Pariwisata

oleh -135 Dilihat
peserta Guiding Competition 2026 berfoto bersama dewan juri usai mengikuti rangkaian kompetisi yang diselenggarakan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pacitan bekerja sama dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPC Pacitan, Rabu (4/6/2025). (Foto: Dok. Panitia for Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITANDinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pacitan menggelar Guiding Competition 2026 pada Rabu (4/6/2025).

Kegiatan tersebut bertujuan menjaring talenta-talenta berbakat yang berpotensi menjadi pemandu wisata lokal profesional.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Disparbudpora Kabupaten Pacitan berkolaborasi dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPC Pacitan.

Sementara itu, proses penilaian peserta juga melibatkan anggota HPI yang memiliki kompetensi di bidang kepemanduan wisata.

Koordinator acara dari Bidang Pariwisata Disparbudpora Pacitan, Widya, mengatakan bahwa penyelenggaraan lomba ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas layanan kepariwisataan di Kabupaten Pacitan melalui penguatan sumber daya manusia, khususnya pemandu wisata lokal.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas layanan kepariwisataan di Pacitan melalui kualitas SDM-nya, khususnya pemandu wisata lokal. Saat ini jumlah pemandu lokal yang tersedia masih kurang dari harapan, sehingga kegiatan ini dimaksudkan untuk mencari talenta-talenta berbakat yang memiliki kemampuan menjadi pemandu wisata,” ujarnya.

Kegiatan yang diketuai Kepala Bidang Pariwisata, Erwanto, tersebut diikuti 25 peserta dari berbagai kalangan.

Salah satu peserta Guiding Competition 2026 menunjukkan kemampuan kepemanduan wisata di hadapan dewan juri. (Foto: Nur Azizah/Pacitanku)

Dalam kompetisi ini, peserta diuji kemampuan public speaking dan storytelling destinasi wisata meliputi greeting dan opening, safety briefing, tour commentery, interaksi dan teknik pemanduan, kemudian closing.

Mereka diminta memandu tamu ke salah satu objek wisata di Pacitan beserta rute perjalanan menuju lokasi tersebut.

Widya berharap para peserta yang telah mengikuti kegiatan ini dapat berkontribusi dalam mengembangkan sektor pariwisata daerah melalui kemampuan kepemanduan yang dimiliki.

“Kami berharap peserta yang sudah mengikuti kegiatan ini dapat turut serta mengembangkan potensi pariwisata Pacitan melalui bakatnya sebagai pemandu wisata. Dengan begitu, pariwisata Pacitan bisa semakin dikenal luas, baik di dalam negeri maupun luar negeri, sehingga mampu mendatangkan lebih banyak wisatawan ke Pacitan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Disparbudpora Pacitan berharap dapat melahirkan generasi pemandu wisata yang tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tetapi juga mampu menjadi duta promosi destinasi wisata Pacitan di tingkat nasional maupun internasional.