Foto ini menampilkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna (kanan, berkacamata dan berbaju batik), berdiri bersama Pengasuh Pondok Pesantren Tremas, Kiai Luqman Harist Dimyathi (tengah, memakai peci hitam dan kemeja gelap). Kehadiran tokoh birokrasi pendidikan dan tokoh agama ini mencerminkan kolaborasi dalam implementasi program ‘Sekolah Sak Ngajine’ (SSN) yang digulirkan secara masif di Pacitan mulai Januari 2026. Program ini bertujuan mengintegrasikan pendidikan formal dengan kebiasaan mengaji untuk memperkuat fondasi spiritual pelajar SMP.
Beranda » Bentengi Moral Siswa dari Gempuran Digital, Pemkab Pacitan Terapkan Program Sekolah Sak Ngajine Mulai Januari 2026 » Sinergi Dinas Pendidikan dan Ulama Pacitan Kawal Program 'Sekolah Sak Ngajine'




