Pacitanku.com, PRINGKUKU – Ratusan siswa SMKN Pringkuku Pacitan sukses menggelar acara pelepasan kelas XII Angkatan 15 sekaligus perayaan Dies Natalis ke-15 secara mandiri tanpa intervensi guru dengan menghadirkan bintang tamu pedangdut kondang, Ajeng Febria, di Lapangan SMKN Pringkuku, Senin (18/5/2026).
Acara bertajuk farewell party yang sepenuhnya dikelola oleh kolaborasi kepanitiaan siswa Girivrata 15 dan Oseris 15 ini memadukan momentum kelulusan dengan hari ulang tahun sekolah.
Rangkaian kegiatan berjalan khidmat sejak pagi hari melalui prosesi pelepasan seremonial dan sungkeman di aula, kemudian memuncak pada pesta meriah yang digelar di lapangan sekolah sejak siang hingga sore hari.
Kepala SMKN Pringkuku, Indra Prastowo, mengungkapkan rasa bangga yang mendalam terhadap kemandirian anak didiknya. Ia menyebut lulusan tahun 2026 ini sebagai angkatan emas yang memiliki kemampuan komunikasi dan kolaborasi luar biasa di lapangan.
“Anak-anak di sini berinisiasi sendiri membuat rencana anggaran sendiri, galang dana sendiri, sampai memilih pengisi acaranya. Ini memang sebagai latihan anak-anak untuk berkolaborasi, berkomunikasi, dan terjun kepada masyarakat,” ujar Indra Prastowo saat ditemui di sela-sela acara, Senin (18/5/2026).

Indra menambahkan bahwa pihak manajemen sekolah sengaja memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa dan hanya bertindak sebagai pendamping. Pola edukasi berbasis proyek riil (project-based learning) ini sengaja diterapkan untuk menguji kesiapan mental dan kompetensi siswa sebelum menghadapi dunia kerja atau masyarakat.
“Kami harapkan menjadi doa untuk sekolah kami. Intinya sekolah kami tidak hanya mencetak lulusan berkompeten, tapi juga mempersiapkan communication skill dan collaboration skill di dalam masyarakat, termasuk inisiasi dan creative thinking mereka dengan sebuah kasus. Kasusnya dengan membuat sebuah kegiatan. Harapan saya, setelah ini menjadi sebuah rutinitas ketika anak-anak mau lulus harus bisa membuat sebuah projek,” imbuhnya.
Secara filosofis, nama “Girivrata” yang disandang oleh angkatan lulusan ke-15 memiliki arti anak-anak dari gunung yang tetap mampu bersaing dan kompeten di tingkat global.
Momen kelulusan ini diibaratkan seperti bulan purnama yang sedang mekar dengan sempurna, membawa harapan besar bagi kemajuan sekolah di usia yang ke-15.
“Ini termasuk angkatan emas. Siswa-siswanya rata-rata memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik. Menurut saya, kompetensi apa pun apabila tidak ditunjang dengan skill komunikasi itu tidak berguna, dan itu menjadi skill utama apabila mereka terjun di masyarakat,” tegas Indra.
Di akhir wawancara, Indra berpesan agar para alumni Angkatan 15 tetap menjaga integritas.
“Tetap percaya diri, lalu yakin pada langkah yang akan diambil, dan bertanggung jawab,” pesannya.
Kemeriahan acara siang itu mencapai puncaknya saat Ajeng Febria naik ke atas panggung utama. Ratusan siswa dari kelas X, XI, hingga kelas XII yang merayakan kelulusan langsung larut dalam kegembiraan dan berjoget bersama.
Atmosfer farewell party kian semarak berkat panduan duet MC kocak Juminten dan Jerry Mahepo, serta penampilan panggung yang energik dari Viasa Dewa, Yuni, Tyas Wahida, Agnes, Novitasari, hingga Fira.













