Polres Pacitan Kembali Gandeng Purnomo, Berangkatkan 3 ODGJ Menahun untuk Rehabilitasi

oleh -128 Dilihat
Ipda Purnomo Kanitbinpolmas Polres Lamongan memberikan keterangan pers terkait pemulihan ODGJ Pacitan.
Kanitbinpolmas Polres Lamongan, Ipda Purnomo, saat memberikan penjelasan kepada wartawan mengenai pentingnya sinergi instansi dalam menyembuhkan pasien ODGJ di Gedung Graha Bhayangkara, Kamis (7/5/2026). (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Jajaran Polres Pacitan memberangkatkan tiga warga penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) menahun untuk menjalani rehabilitasi di Yayasan Berkah Bersinar Abadi milik Kanitbinpolmas Polres Lamongan, Ipda Purnomo, pada Jumat (9/5/2026) siang.

Langkah kemanusiaan ini dilakukan sebagai upaya pemulihan intensif bagi warga yang telah menderita gangguan jiwa selama puluhan tahun.

Proses penyerahan pasien berlangsung khidmat di Gedung Graha Bhayangkara Polres Pacitan, dengan pendampingan langsung dari pihak keluarga dan pemerintah desa terkait.

Tiga pasien tersebut berasal dari wilayah berbeda, yakni Triningsih (38) dari Desa Kembang (sakit selama 20 tahun), Jemiran (47) dari Desa Hadiwarno (sakit selama 30 tahun), dan Sumadi (47) dari Desa Ketanggung yang telah 25 tahun menderita ODGJ meski sudah berulang kali menjalani perawatan medis di rumah sakit jiwa.

Kanitbinpolmas Polres Lamongan sekaligus pemilik Yayasan Berkah Bersinar Abadi, Ipda Purnomo, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam proses penyembuhan ini. Ia juga menyoroti adanya warga yang masih dipasung oleh pihak keluarga.

“Kami lagi membujuk dua keluarga yang informasinya masih dipasung. Nanti akan dilakukan pendekatan Bhabinkamtibmas, gimana caranya itu bisa dilepas dan dirawat. Insyaallah dua minggu lagi kami akan kembali lagi ke Pacitan untuk mengambil dua pasien lagi,”kata Ipda Purnomo.

Dalam kesempatan tersebut, Purnomo juga memberikan edukasi kepada pihak keluarga agar tidak menganggap kondisi ODGJ sebagai sebuah aib, melainkan kondisi medis yang memerlukan sinergi lintas sektoral untuk penyembuhannya.

“Yakinlah bahwasanya orang gangguan jiwa bisa disembuhkan asal mau berobat dan harus ada bersinergi antara pihak terkait, pihak kepolisian, kepala desa, terutamanya pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan,” tegasnya.

Menutup arahannya, polisi yang dikenal berjiwa sosial ini memberikan pesan singkat namun mendalam. “Jangan lupa bersyukur, kalau sudah pedot nggak akan bisa kembali,”ucapnya.

Keberhasilan yayasan ini dalam menangani pasien ODGJ asal Pacitan telah terbukti.

Sebelumnya, Yayasan Berkah Bersinar Abadi telah berhasil menyembuhkan dan memulangkan lima orang warga asal Pacitan yang sebelumnya mengalami gangguan kejiwaan.

Salah satu pasien terbaru yang berhasil dipulangkan ke keluarganya usai menjalani rehabilitasi adalah Joko Nuryanto.

Video ALHAMDULILLAH! Sempat Kritis, Pasien ODGJ Terberat Asal Pacitan Ini Akhirnya Sembuh & Pulang!

No More Posts Available.

No more pages to load.