Pacitanku.com, PACITAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Pacitan menantang generasi muda setempat untuk mengubah pola pikir dari sekadar konsumen teknologi menjadi pencipta peluang ekonomi baru.
Tantangan tersebut dilontarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Heru Wiwoho dan Ketua DPRD Kabupaten Pacitan Arif Setia Budi saat memberikan arahan dalam workshop “Peningkatan Kapasitas SDM Ekraf: Anak Muda Go Digital” di Hotel Grand Bromo, Pacitan, Rabu (6/5/2026).
Mewakili pemerintah daerah, Sekda Pacitan menegaskan bahwa pemuda adalah motor penggerak ekonomi kreatif yang paling stabil.
Dalam menghadapi perubahan teknologi yang sangat cepat, ia menyoroti bahwa tantangan terbesar pelaku usaha saat ini bukan lagi sekadar memproduksi barang, melainkan memperkuat branding agar produk lokal Pacitan mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.
“Anak-anak muda Pacitan harus berani tampil sebagai generasi kreatif, produktif, dan inovatif. Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi jadilah pencipta peluang melalui media sosial, marketplace, hingga menjadi konten kreator,”kata Heru dalam sambutannya.
Ia juga mengapresiasi inisiasi Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), bersama Kemenekraf yang menggelar kegiatan tersebut sebagai langkah konkret membekali pemuda dengan kemampuan digital marketing dan strategi usaha berbasis teknologi.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pacitan Arif Setia Budi (ASB) berharap workshop ini dapat menjadi pilot project bagi akselerasi pertumbuhan digitalisasi pemuda di wilayahnya.
ASB juga mendorong para peserta untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari para praktisi ahli yang hadir, salah satunya Derryansha Azhary selaku founder Kasisolusi.
Di samping kecakapan teknis dan digital, Ketua DPRD juga menitipkan pesan moral yang mendalam. Ia mengingatkan para pemuda agar tidak melupakan integritas diri di tengah derasnya arus modernisasi.
“Di zaman sekarang, anak muda harus punya lima pegangan: cerdas dalam bidang apa pun, mampu menempatkan perasaan dan diri, ikhtiar terus-menerus, berdoa, serta rasa syukur,”pungkas ASB.












