Pacitanku.com,PACITAN — Momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-281 dimanfaatkan oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tanjungsari untuk memberikan layanan spesial bagi warga melalui program Pekan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berlangsung secara maraton selama lima hari.
Kegiatan yang digelar mulai 9 hingga 13 Februari 2026 ini menyasar masyarakat di Kelurahan Sidoharjo, Desa Ponggok, dan Desa Sambong sebagai upaya jemput bola dalam mendeteksi risiko penyakit fisik maupun kesehatan mental sejak dini pada seluruh lapisan usia.
Layanan kesehatan menyeluruh ini merupakan transformasi dari program pemeriksaan berkala yang kini dapat diakses masyarakat sepanjang tahun dengan target minimal satu kali pemeriksaan per orang setiap tahunnya.
Koordinator Program CKG Puskesmas Tanjungsari, dr. Nadia Rachma, menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan dalam program ini berbasis siklus kehidupan, artinya setiap warga mulai dari bayi, balita, anak usia sekolah, remaja, dewasa, hingga lanjut usia mendapatkan jenis pemeriksaan yang spesifik sesuai kebutuhan biologis mereka.

“Program CKG merupakan pengembangan dari layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang sebelumnya hanya dilaksanakan pada momentum tertentu. Harapannya pemeriksaan ini mampu memberikan gambaran kondisi kesehatan masyarakat secara lebih akurat sehingga pelayanan kesehatan dapat diberikan secara maksimal,” ujar dr. Nadia Rachma.
Dalam pelaksanaannya, tim medis tidak hanya berfokus pada deteksi penyakit menular, tetapi juga memberikan perhatian khusus pada penyakit tidak menular yang kerap menjadi pembunuh senyap, seperti hipertensi, diabetes melitus, dan gangguan kolesterol.
Terobosan menarik dalam pekan kesehatan ini adalah disertakannya layanan skrining kesehatan mental untuk mendeteksi gejala awal depresi dan kecemasan, sebuah langkah progresif mengingat isu kesehatan jiwa kini menjadi perhatian global yang krusial.
Antusiasme warga terlihat cukup tinggi di lokasi pemeriksaan, di mana masyarakat memanfaatkan kesempatan langka ini untuk mengetahui kondisi tubuh mereka secara komprehensif tanpa dipungut biaya.
Kendati demikian, pihak puskesmas mengakui masih menghadapi tantangan teknis di lapangan, terutama dalam mengumpulkan warga secara serentak karena berbenturan dengan jam kerja atau aktivitas produktif lainnya.
Melalui data komprehensif yang terkumpul dari kegiatan ini, Puskesmas Tanjungsari berharap dapat merumuskan langkah promotif dan preventif yang lebih presisi bagi warga Pacitan.
Perayaan Hari Jadi ke-281 ini diharapkan tidak sekadar menjadi pesta seremonial semata, melainkan menjadi titik balik bagi masyarakat untuk lebih peduli pada investasi kesehatan diri dan lingkungan demi terwujudnya kualitas hidup yang lebih baik.












