Pacitanku.com, PACITAN — Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan kesiapan penuh dalam mengamankan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah pada Maret 2026 dengan fokus utama pada mitigasi ancaman cuaca ekstrem.
Langkah antisipatif ini digencarkan guna menjamin keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat yang akan melintasi jalur rawan bencana maupun yang berencana menghabiskan waktu liburan di berbagai destinasi wisata wilayah pesisir selatan Jawa Timur tersebut.
Persiapan matang tersebut didasari oleh rilis analisis cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan bahwa Kabupaten Pacitan tengah memasuki fase transisi pergantian iklim.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan, Yagus Triarso, menjelaskan bahwa meskipun sifat dan curah hujan diprediksi berada pada kategori menengah atau normal, masyarakat tidak boleh lengah karena momentum mudik tahun ini bertepatan dengan musim pancaroba.
“Perlu diwaspadai adanya gangguan dinamika atmosfer sehingga potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi,”kata Yagus, Rabu (11/2/2026) di Pacitan.
Sebagai bentuk tindak lanjut pengamanan, pemerintah daerah kembali memperkuat koordinasi lintas sektoral melalui Forum Lalu Lintas untuk memetakan titik-titik krusial di sepanjang jalur perlintasan pemudik.
Pengawasan ekstra diberikan pada area dengan topografi geografis rawan longsor dan banjir yang kerap menjadi ancaman musiman.
Selain infrastruktur jalan raya, sektor pariwisata yang diproyeksikan akan mengalami lonjakan pengunjung juga mendapat pengawalan ketat dengan disiagakannya posko-posko pemantauan terpadu untuk mencegah kecelakaan laut maupun dampak luapan sungai secara dini.
BPBD Pacitan menempatkan penguatan mitigasi dan edukasi bencana sebagai kunci utama agar dampak terburuk dari anomali cuaca dapat diminimalisir. Dukungan dan kesadaran dari seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menyukseskan skenario penanganan darurat yang telah disusun.
“Kami menghimbau masyarakat untuk rutin memantau perkembangan cuaca terbaru melalui sumber resmi seperti BMKG atau BPBD. Kepatuhan terhadap aturan di lapangan sangat penting agar perjalanan mudik dan liburan tetap aman serta nyaman,” pungkasnya












