Akses Ekonomi Warga Sempat Putus Karena Longsor, Kecamatan Tulakan Upayakan Buka Jalur Wonokarto-Ponorogo

oleh -Dibaca 1,392 kali
BERSIHKAN MATERIAL. Alat berat diterjunkan membersihkan material longsor di Dusun katir, Desa Ketro, Tulakan pada Sabtu (8/10/2022). (Foto: Bripka Latip Utomo for Pacitanku)

Pacitanku.com, TULAKAN – Akses jalur utama Wonokarto menuju ke Kabupaten Ponorogo sempat terputus karena peristiwa tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (8/10/2022).

Peristiwa longsor tersebut terjadi di RT/RW II/VII Dusun Katir, Desa Ketro, Kecamatan Tulakan pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Akibatnya, akses ekonomi warga terhambat. Bahkan ada 7 kendaraan truk yang memiliki muatan porang atau coblok tertahan di lokasi akibat longsor tersebut.

Baca juga: Longsor Putuskan Akses Jalur Wonokarto-Ponorogo Lewat Desa Ketro

Guna melakukan upaya normalisasi jalur, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) mengupayakan pembukaan jalur sementara.

Upaya tersebut adalah dengan menyewa satu unit alat berat guna membersihkan material longsor yang menutup seluruh badan jalan di lokasi tersebut.

Bhabinkamtibmas Polsek Tulakan Bripka Latip Utomo saat dihubungi Pacitanku.com membenarkan upaya penanganan darurat peristiwa tanah longsor tersebut, salah satunya adalah untuk memperlancar akses ekonomi warga, utamanya semakin mendekati pasaran di wilayah Tulakan.

“(Upaya penanganan darurat in dilakukan) karena (Minggu) besok juga pasaran pon, dan hari ini banyak kendaraan roda enam yang muat hasil pertanian yang akan setor ke pabrik,”kata Bripka Latip Utomo.

BISA DIAKSES. Jalur utama Wonokarto-Ponorogo melalui Dusun Katir, Desa Ketro akhirnya bisa diakses kembali setelah dilakukan pembersihan pada Sabtu (8/10/2022). (Foto: Bripka Latip Utomo for Pacitanku)

Lebih lanjut, Bripka Latip Utomo menambahkan pihak Kecamatan menyewa alat berat Whell Loader untuk membersihkan material longsor yang ada di titik tersebut.

“Untuk (tanah longsor) di Ketro ini tadi diusahakan buka jalur karena ada 7 kendaraan truk muat coblok tertahan, kita upayakan, dari pak Camat Tulakan sewa alat berat untuk membuka jalur untuk sementara agar bisa dilewati aktivitas kendaraan yang akan lewat,”jelas Bripka Latip Utomo.

Rencananya, imbuh Bripka Latip Utomo, pembersihan total material longsor yang sempat memutuskan jalur utama Wonokarto menuju Ponorogo itu akan dilaksanakan pada Minggu (9/10/2022).

“Terus untuk total pembersihan besok menggunakan alat berat dari PUPR yang saat ini masih mengerjakan di Ngadirojo,”imbuh dia.

Usai dilakukan pembersihan, hingga berita ini ditulis, akses jalur Wonokarto-Ponorogo sudah bisa dilalui sementara.

“Saat ini jalur longsor Ketro tersebut sudah terbuka, namun kondisi jalan masih sangat licin,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.