Pacitanku.com, SUDIMORO-Kasus diare massal yang terjadi di Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, hingga kini masih terus ditangani oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan.
Jumlah penderita sebelumnya dilaporkan telah menembus angka 300 orang, sehingga mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk DPRD Pacitan yang mendesak agar penanganan tidak dilakukan secara parsial.
Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan epidemiologi untuk memastikan penyebab pasti kejadian diare massal tersebut.
“Hari ini masih berlangsung penyelidikan epidemiologi,” ujar dr. Daru saat dikonfirmasi, Jumat (23/1/2026).
Menurutnya, penyelidikan ini dilakukan untuk mengetahui faktor pemicu terjadinya diare massal, apakah berasal dari air, makanan, atau faktor lingkungan lainnya.
Termasuk di dalamnya pemeriksaan sampel dan analisis laboratorium.
Terkait hasil pemeriksaan laboratorium, dr. Daru menyatakan bahwa pihaknya belum dapat menyampaikan kesimpulan karena proses penyelidikan masih berjalan.
“Nanti dikabari nggih hasil akhirnya,” imbuhnya singkat.
Sebelumnya, DPRD Pacitan meminta agar penanganan kasus diare massal ini tidak hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan, melainkan melibatkan lintas sektor, mengingat dampaknya yang cukup luas terhadap masyarakat Sudimoro.
Hingga berita ini ditulis, Dinas Kesehatan Pacitan masih terus melakukan pemantauan, sembari menunggu hasil akhir penyelidikan epidemiologi untuk menentukan langkah lanjutan.
Pihak Dinkes Pacitan bahkan turun langsung ke Sudimoro hari ini bersama tim.










