Pacitanku.com, PACITAN – Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Inspektorat Daerah meluncurkan program Patriot Integritas Muda (PIM) Jawa Timur 2025.
Sosialisasi kegiatan ini digelar di Joglo Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pacitan, Jumat (3/10/2025), dengan menghadirkan perwakilan organisasi kepemudaan (OKP) se-Kabupaten Pacitan.
Kegiatan yang merupakan kerja sama Inspektorat Daerah Kabupaten Pacitan dengan Disparbudpora Pacitan ini bertujuan menyeleksi 10 pemuda terbaik dari Pacitan untuk diusulkan mengikuti ajang tingkat provinsi.
Program ini sejalan dengan tema besar PIM 2025, yakni “Dari Jawa Timur untuk Indonesia: Gerakan Integritas Pemuda”, yang menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam melawan korupsi.
Kepala Disparbudpora Pacitan, Turmudi, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini.
“Acara ini luar biasa karena terkait dengan gerakan antikorupsi. Saya berharap teman-teman mengikuti dengan semangat dan ikhlas. Soal terpilih atau tidak, yang penting kita berpartisipasi karena program ini penting untuk kebaikan Pacitan,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Inspektur Inspektorat Kabupaten Pacitan, Mahmud, menegaskan bahwa pemuda harus mengambil peran dalam menolak praktik korupsi.
Ia mencontohkan keberhasilan program desa antikorupsi di Pacitan yang pernah meraih juara tingkat provinsi.
“Tahun ini ada yang baru dari Pemprov Jatim, yaitu mengajak pemuda untuk terlibat. Nantinya peserta juga akan mendapat pembelajaran hingga sertifikat. Tolong tingkatkan awareness, karena korupsi di Indonesia sudah sangat akut. Kita harus ingat, ada pertanggungjawaban kelak di akhirat,” tegas Mahmud.
Bidang Penyuluhan Anti Korupsi Jawa Timur, Esti, turut memberi semangat dan menjelaskan juknis proses seleksi tingkat kabupaten akan berlangsung hingga 20 Oktober 2025, dengan hasil 10 terbaik Patriot Integritas Muda Pacitan diumumkan pada 20 Oktober.
Mereka yang terpilih kemudian akan maju ke seleksi tingkat provinsi, bersaing untuk menjadi bagian dari 40 pemuda terbaik se-Jawa Timur yang akan dikukuhkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur pada 30 Oktober 2025.
Dengan kegiatan ini, Pacitan berharap melahirkan generasi muda berintegritas yang mampu menjadi motor penggerak kampanye antikorupsi di lingkungannya masing-masing.












