Pacitanku.com, SUDIMORO–Tak sekadar lomba, Stand Agustusan Sudimoro jadi etalase kreativitas dan Inovasi.
Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Sudimoro berlangsung semarak dengan dibukanya Stand Agustusan, Minggu (17/8/2025).
Usai upacara bendera, puluhan stand langsung memamerkan beragam karya unik, mulai dari kerajinan tangan, inovasi teknologi, hingga produk UMKM khas pedesaan.
Ketua Panitia, Anwar Hamid, menyebutkan ada perbedaan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun lalu kegiatan Stand Agustusan hanya berlangsung satu hari dengan peserta terbatas antar desa saja. Sementara tahun ini, kegiatan digelar selama tiga hari penuh dengan tambahan hiburan rakyat setiap malamnya, serta pesertanya lebih beragam melibatkan desa, lembaga pendidikan SD/MI, SMP/MTS, SMK, dan pelaku UMKM” ujarnya.
Lebih dari dua puluh stand berdiri megah dengan ciri khasnya masing-masing di lapangan Sukorejo.
Pada kategori SD/MI, kreativitas siswa tampak dari beragam karya yang dipajang.
Selain kriya sapu lidi atau ijuk, SDN 2 Pagerlor menampilkan lukisan pantai dari kardus bekas dan pasir laut.
Sementara SDN 3 Pagerlor memamerkan Miniatur becak dan motor dari bambu.
Kemudian MI Guppi 1 membawa batik eco-print hasil karya siswanya.
MI Muhammadiyah Pagerkidul menghadirkan handcraft cangkir batok dan hiasan dari benang wol dan masih banyak lagi karya siswa sekolah lainya.
Dari tingkat SMK, karya-karya yang ditampilkan lebih menonjolkan kompetensi jurusan masing-masing.
Seperti SMK Ma’arif Sudimoro dengan jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) menyediakan layanan foto studio gratis, sekaligus ajang praktik nyata siswa.
SMKN 1 Sudimoro menghadirkan inovasi pengolahan air hujan menjadi air siap minum, sebuah teknologi sederhana namun bermanfaat yang sebelumnya sudah diluncurkan sebagai program unggulan sekolah.
Kemudian SMKN 2 Sudimoro mempersembahkan karya unik dari kayu kreasi siswa jurusan Kriya Kayu, dan masih banyak lagi.
Tak hanya itu, organisasi PKK, PKH, Ansor, UMKM lokal dan lain-lain juga turut memeriahkan dengan karya andalan mereka seperti aneka produk khas pedesaan, mulai dari makanan tradisional, minuman herbal, hingga kerajinan tangan unik.
Lebih dari sekadar lomba antar-stand, kegiatan ini diharapkan membawa manfaat luas bagi masyarakat.
“Harapan panitia tentu agar kegiatan ini bisa menjadi ajang silaturahmi, mempererat kekompakan antar warga, sekaligus menumbuhkan kreativitas dan semangat gotong royong. Selain itu, dengan adanya stand produk unggulan masing-masing, diharapkan bisa menjadi sarana promosi potensi desa maupun lembaga, serta meningkatkan semarak peringatan HUT RI tahun ini,” jelas Anwar Hamid.
Stand Agustusan Kecamatan Sudimoro akan berlangsung selama tiga hari, lengkap dengan hiburan rakyat di siang maupun malam harinya, serta dinilai oleh dewan juri dengan kategori hanya antar Desa dan SMK.












