Bantuan Khusus Nelayan Pacitan, Gubernur Khofifah Optimistis Kesejahteraan Nelayan Jatim Meningkat

oleh -136 Dilihat
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan 100 unit alat tangkap jaring dan dokumen elektronik Buku Kapal Perikanan (e-BKP) kepada nelayan di Pelabuhan Tamperan, Pacitan. Bantuan ini merupakan wujud komitmen Pemprov Jatim untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan di wilayah tersebut. (Foto: Dok. Pemprov for Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan beragam bantuan khusus untuk nelayan Kabupaten Pacitan, Selasa (12/8/2025).

Bertempat di Pelabuhan Tamperan, penyerahan bantuan ini menjadi wujud komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para nelayan.

Dalam acara yang dihadiri Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dan sejumlah pejabat terkait, Gubernur Khofifah secara simbolis menyerahkan 100 unit alat tangkap jaring senilai Rp 70 juta dan dokumen elektronik Buku Kapal Perikanan (e-BKP) kepada 10 nelayan.

“Alhamdulillah hari ini kita berkesempatan untuk menyerahkan bantuan. Kita berharap apa yang diserahkan bisa bermanfaat dalam mendongkrak peningkatan produktivitas perikanan serta kesejahteraan nelayan,”ujar Khofifah.

Baca juga: Gubernur Khofifah Gelontorkan Ratusan Juta Rupiah untuk Nelayan Pacitan, Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan

Selain memberikan bantuan, Khofifah juga memanfaatkan momen ini untuk berdialog langsung dengan para nelayan.

Aspirasi utama yang disampaikan adalah kebutuhan pengerukan alur dan perluasan breakwater atau pemecah gelombang di Pelabuhan Tamperan.

Hal ini dianggap penting untuk mendukung peningkatan hasil tangkapan ikan di Pacitan.

Menanggapi permintaan tersebut, Khofifah berjanji akan mengupayakan realisasinya.

“Pengerukan di Pelabuhan Mayangan insyaallah sudah dianggarkan, mudah-mudahan di Pelabuhan Tamperan juga segera dilakukan pengerukan dan perluasan breakwater,”imbuhnya.

Tak hanya bantuan alat tangkap, Gubernur Khofifah juga menyerahkan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peti Koin Bermantra (Peternakan dan Perikanan Mandiri Berbasis Teknologi) senilai Rp 119 juta kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mugi Rahayu.

Program ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Jatim untuk memberdayakan usaha ekonomi produktif dan menanggulangi kemiskinan di empat kabupaten, termasuk Pacitan.

“Ini ikhtiar mendorong kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan. Maka, kami optimistis bantuan ini bisa menciptakan wirausaha baru,”kata Khofifah.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing sektor perikanan melalui sinergi program ini.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Muhammad Isa Ansori, menyambut baik bantuan yang diberikan.

Ia menyebut Pelabuhan Tamperan memiliki peran strategis sebagai rumah singgah bagi nelayan dari Jawa Tengah dan Jawa Barat dengan produksi utama ikan tuna dan cakalang yang mencapai 6.450 ton.

“Banyak nelayan yang menyebut Ibu (Khofifah) sebagai Ibunya nelayan di Jawa Timur,”ujar Muhammad sebagai bentuk terima kasih atas bantuan yang menjangkau seluruh lini usaha perikanan.

Selain bantuan untuk nelayan, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan lain, seperti program Gemarikan kepada 100 siswa SDN Kayen 1, Bimtek standar pengemasan produk perikanan, serta program PUSPITA (Penguatan Usaha Perikanan) dan pengembangan kawasan agropolitan ikan nila.

No More Posts Available.

No more pages to load.