Guru Pacitan Siap Sambut Era Baru Pendidikan dengan Hati

oleh -1466 Dilihat
Ratusan guru di Pacitan antusias mengikuti seminar dan lokakarya pembelajaran mendalam yang digelar oleh Unesa dan PGRI Pacitan di MAN Pacitan pada Sabtu, 26 Juli 2026. (Foto: Putro Primanto/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Ratusan guru di Kabupaten Pacitan menunjukkan antusiasme tinggi dalam sebuah seminar dan lokakarya (workshop) pembelajaran mendalam atau deep learning yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bekerja sama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pacitan.

Acara yang digelar di MAN Pacitan pada Sabtu, 26 Juli 2026 ini bertujuan membekali para pendidik dengan metode pengajaran yang tidak hanya efektif, tetapi juga menyentuh hati.

Asisten I Khemal Pandu Pratikna, saat membuka acara, menegaskan pentingnya peran guru sebagai pendidik sejati.

Menurutnya, mengajar bukan sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi harus dilandasi ketulusan dari lubuk hati yang paling dalam.

“Seseorang, terutama guru, diberikan pelatihan apa pun jika tidak ada hati, maka sama saja,” ujar Pandu.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa profesi guru adalah profesi yang mulia. Ia berharap para guru dapat terus mengabdi untuk mendidik generasi Pacitan menjadi lebih baik.

Ia juga menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran krusial dalam mengubah pola pikir masyarakat dan menuntaskan kemiskinan.

“Melalui pendidikan, kesejahteraan masyarakat Indonesia adalah mengubah pola pikir. Dan melalui pendidikan, maka juga menuntaskan kemiskinan,” tambahnya.

Pandu berharap, metode pembelajaran mendalam ini tidak hanya berhenti di kalangan guru, melainkan juga dapat diimbaskan kepada orang tua murid di Pacitan.

“Setiap anak pasti memiliki keunikan. Dukungan dari orang tua ini akan sangat menunjang perkembangan anak didik,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PGRI Pacitan, Suprayitno Ahmad, menyampaikan bahwa para guru kini memasuki era baru yang menuntut jawaban cerdas.

“Guru harus mampu menjawab era berdampak, tidak saja berhasil pada pelaksanaan, namun juga memberikan dampak positif dalam kehidupan,” ujarnya.

Ia berharap para guru dapat menjadi agen pembaharu yang terus berbenah agar tidak tertinggal oleh pesatnya perubahan zaman.

Acara ini secara resmi dibuka dengan harapan para guru di Pacitan semakin siap mengadopsi pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam dan bermakna.

No More Posts Available.

No more pages to load.