Pacitanku.com, PACITAN – Sebuah rumah di Lingkungan Temon, Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, dilalap si jago merah pada Kamis (24/7/2025) malam.
Kebakaran yang menimpa dapur rumah milik Ibu Sumarsih ini diduga dipicu oleh tungku tradisional yang ditinggal tidur pemiliknya dalam kondisi api belum sepenuhnya padam.
Berdasarkan laporan yang diterima Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Pacitan, api mulai diketahui sekitar pukul 19.11 WIB oleh Yanto, salah seorang saksi sekaligus pelapor. Api dengan cepat membakar ruang dapur beserta sebagian perabot di dalamnya.
Petugas pemadam kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pacitan segera bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran, terdiri dari Unit Fire Destroyer, Unit Fire Hunter, dan Unit Watersupply, dikerahkan untuk memadamkan api.
Baca juga: Si Jago Merah Lumat Pabrik Kerupuk di Pacitan, Puluhan Juta Rupiah Melayang
Setibanya di lokasi pada pukul 19.17 WIB, tim yang berjumlah 14 personel ini langsung berupaya melokalisir dan memadamkan api.
“Api pokok berhasil kami padamkan pada pukul 19.27 WIB. Proses pembasahan dan pendinginan kemudian dilanjutkan hingga dinyatakan kondusif pada pukul 20.07 WIB,”ujar Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Pacitan, Sugito, saat dikonfirmasi.
Sugito menjelaskan, hasil penyelidikan awal di lokasi menunjukkan bahwa penyebab kebakaran adalah kelalaian pemilik rumah yang meninggalkan kayu bakar di tungku tradisional dalam keadaan masih menyala.
Percikan api dari sisa kayu bakar tersebut kemudian merembet ke bahan-bahan yang mudah terbakar di sekitar dapur.
Luas area dapur yang terbakar diperkirakan sekitar 4×4 meter persegi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp15 juta.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan tungku atau kompor, guna mencegah kejadian serupa terulang.










