Pacitanku.com, PACITAN – Keberhasilan Jakarta LavAni Livin Transmedia melaju ke grand final Proliga 2025 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada 11 Mei mendatang, mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Pada tahun ini, LaVani berhasil memastikan tiket menuju Grand Final Proliga 2025 meski pada laga terakhir babak final four di GOR Sritex Arena Solo, Minggu (4/5) malam harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi dalam laga yang tidak menentukan lagi.
Hal itu dikarenakan dua finalis musim lalu itu memastikan tiket menuju grand final di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada 11 Mei 2025.
Anggota Komisi II DPRD Pacitan dari Partai Demokrat, dr. Warkim Sutarto, MARS, menyoroti lebih dalam makna di balik kesuksesan tim voli putra tersebut.
Menurut dr. Warkim, sejarah panjang LavAni tak bisa dilepaskan dari penghormatan mendalam yang terus ditunjukkan kepada almarhumah Ibu Ani Yudhoyono.
Saat menonton Jakarta LavAni Livin Transmedia, dr Warkim pun secara simbolis membawa serta potret istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertandingan.
“Ini lebih dari sekadar simbol. Bagi saya, tindakan LavAni ini merupakan representasi nyata dari nilai dan semangat yang diwariskan oleh Ibu Ani dalam pembentukan klub ini,”ujar dr. Warkim kepada awak media, Senin (5/5/2025).
Lebih lanjut, dr. Warkim menjelaskan bahwa langkah ini menjadi pengingat akan besarnya perhatian dan kecintaan Ibu Ani Yudhoyono terhadap dunia olahraga dan keluarga.
Menurutnya, kehadiran fotonya di setiap laga diharapkan dapat terus menginspirasi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pendiri LavAni, yang mendedikasikan klub ini sebagai wujud kasih sayang dan kenangan abadi untuk sang istri.
“Penghormatan ini bukan hanya menjadi kenangan indah, tetapi juga diharapkan mampu menginspirasi para atlet muda dan seluruh penggemar olahraga untuk meneladani semangat juang yang dilandasi kebaikan, ketulusan, dan cinta yang diajarkan oleh Ibu Ani Yudhoyono,”pungkas dr. Warkim.
Sebagai informasi, nama LavAni sendiri merupakan akronim dari “Bogor Love Ani”. Klub bola voli putra ini didirikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono pada 1 Desember 2019, sebagai bentuk kecintaannya pada olahraga voli dan kenangan dan bentuk kecintaan mendalam terhadap sang istri, Ibu Ani.












