Bupati Aji Apresiasi Penyelenggaraan Gendaran Pring Fest II, Inovasi dari Pemdes Gendaran

oleh -Dibaca 607 kali
Bupati Aji menghadiri Gendaran Pring Fest II pada Sabtu (18/12/2021). (Foto: Dok. Instagram @inb_indratanurbayuaji)

Pacitanku.com, DONOROJO – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengapresiasi penyelenggaraan Gendaran Pring Fest II yang digelar selama sepekan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Gendaran, Kecamatan Donorojo.

“Menghadiri penutupan Acara Gendaran Pring Fest II, Kegiatan ini dimulai dari tanggal 12-18 Desember 2021 ini yang diinisisasi oleh Pemerintah Desa Gendaran Kecamatan Donorojo,”kata Bupati Aji seperti dikutip dari laman instagramnya saat menghadiri acara penutupan pada Sabtu (18/12/2021) malam.

Menurut Bupati, penyelenggaraan Gendaran Pring Fest II ini merupakan inovasi yang bagus yang memadukan kesenian budaya, kearifan lokal dan kegiatan modern.

“Inovasi yang bagus, kemasan acara ini dari kegiatan modern, kesenian budaya, kearifan lokal serta makanan tradisional telah nyawiji di Gendaran Fest II yang bertema Bali Vibes ini,”jelasnya.

Lurah Gendaran Wulan Fitriana dalam unggahannya di Instagram mengungkapkan pada tahun ini Gendaran Pring Fest mengambil konsep ala bali dengan nuansa putih.

“Putih dalam budaya tertentu adalah perlambang duka, duka karena banyaknya kehilangan, warna putih menjadi pengingat kita bahwa sudah banyak kesedihan karena pandemi,”kataya dikutip dalam unggahannya di Instagram @fitrianawulan yang sudah disesuaikan.

Di sisi lain, kata Wulan, putih adalah representasi dari awal yang baru yaitu era dimana pandemi yang sudah meluluhlantahkan segala aspek kehidupan berganti dengan era baru diliputi semangat yang positif.

“Harapannya kita bisa memulai lagi sendi-sendi masyarakat dengan nyaman dan aman,”katanya.

Kegiatan Gendaran Fest II ini digelar sepekan, sejak Ahad (12/12/2021) hingga Sabtu (18/12/2021) dengan 14 agenda seni budaya di dalamnya. Adapun sjeumlah agenda itu adalah bazar, senam aerobic, pembinaan karang taruna.

Kemudian juga lomba mewarnai kategori PAUD dan SD, fashion tema ala manak-anak, workshop budidaya ternak kambing, pentas seni budaya, workshop umkm, penyuluhan perlindungan anak dengan tema penanganan stunting.

Kegiatan selanjutnya Musabaqoh Gendaran Mengaji, doa dan sholawatan, senam lansia, parade fashion ibu dengan tema alam, dan ditutup dengan Wayang Kulit dengan lakon Wahyu Kamulyan pada Sabtu (18/12/2021).

No More Posts Available.

No more pages to load.