Bupati Pacitan Ajak Masyarakat Berantas Sarang Nyamuk DBD dengan 3M

oleh -Dibaca 302 kali
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji saat mengecek kamar mandi milik warga di Arjosari. (Foto: Dok. Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, ARJOSARI – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji memimpin gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah (Gertak PSN-DBD) di Desa Jatimalang Kecamatan Arjosari, Selasa (7/12/2021).

Didampingi Wakil Bupati Pacitan Gagarin, Sekda Pacitan Heru Wiwoho, Asisten Pemerintahan dan Kesra Mahmud, Kadinkes serta masyarakat, Gertak PSN DBD menyasar lingkungan rumah rumah warga.

Tidak hanya melakukan gerakan 3M (menguras, menutup dan mengubur) tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, Bupati didampingi Kadinkes Pacitan Hendra Purwaka juga melakukan pengamatan jentik dan pengasapan nyamuk dewasa (Foging).

Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi dan mewaspadai peningkatan kasus DBD serta mencegah terjadinya kejadian luar biasa (KLB) di Kabupaten Pacitan.

“Kita perlu waspada dengan adanya kasus DBD di Pacitan meskipun ini periodik, karena setiap tahun pasti ada ketika memasuki musim penghujan,”ungkap Bupati, Selasa (7/12/2021) seperti dikutip dari laman Humas Pemkab Pacitan.

Melalui kegiatan serentak itu, Bupati berharap kasus DBD di Pacitan dapat ditekan atau jika bisa tidak ada kasus baru lagi.

Untuk itu butuh kerja semua pihak terutama masyarakat untuk selalu membudayakan hidup bersih serta peduli terhadap lingkungan sekitar rumahnya.

Sebagai antisipasi lanjutan pemerintah akan selalu memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya melakukan 3M jika mendapati potensi sarang nyamuk di lingkungan sekitar.

Bupati juga minta masyarakat rajin memakai lotion nyamuk, memasang kelambu serta rajin mengamati jentik nyamuk.

“DBD bagaimanapun berbahaya cuman penyebarannya saat ini Insya Alloh belum banyak, mudah-mudahan tidak meluas tapi malah menyempit,”tutupnya.

Sebagai tindak lanjut, Gertak PSN DBD akan dilaksanakan serentak di semua wilayah Kecamatan selama 4 minggu berturut turut setiap jumat.

Menggerakkan masyarakat untuk melakukan gerakan 3M minimal seminggu sekali serta melakukan penaburan larvasidasi ditempat penampungan air terutama pada daerah endemis.