Menengok Cantiknya Langgur di Maluku Tenggara, Pasir Pantainya Terhalus ke 2 di Dunia

oleh -Dibaca 700 kali
Wisata di Kota langgur Maluku Tenggara. (Sumber Foto: https://idrtimes.com/)

Pacitanku.com – Sebagai ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara, Langgur menyimpan banyak cerita dan pemandangan eksotis. Anda bisa mengunjungi kota bersejarah yang menghubungkan Kepulauan Kei dan kota Tual ini melalui penerbangan dari kota Ambon. Silahkan memilih aneka maskapai dan aplikasi wisata, contohnya Sriwijaya Air Traveloka yang bisa membawa kegiatan berwisata Anda hingga berbagai kota di pelosok Indonesia.

Lantas, destinasi wisata apa saja yang bisa kita kunjungi di kota Langgur? Kabarnya pasir pantai yang ada di kawasan Langgur menjadi pasir pantai terhalus kedua di dunia. Bahkan, Anda bisa menemukan gua situs purbakala di kepulauan ini.

Penasaran, kan? ada baiknya Anda membaca informasi berikut sebagai panduan sebelum memutuskan menjelajah kota yang penuh pesona ini.

1. Sejarah Kota Langgur

Konon katanya Langgur berasal dari kata-kata Langen Gur atau “Langen sang Guru”. Adolf Langen yang digadang-gadang sebagai orang yang membawa banyak banyak perubahan pada Langgur adalah seorang pengusaha Jerman yang membuka usaha penggergajian kayu di Tual untuk menyuplai sentra pembuatan kapal di Makassar dan Batavia. Namanya pun diabadikan di kota ini.

Awalnya Langgur bernama Ohoingur, nama ini tetap melekat apabila masyarakat setempat bercakap-cakap menggunakan bahasa Kei. Apabila penduduk bercakap-cakap dengan bahasa lain, maka mereka menggunakan nama Langgur untuk menyebut Ohoingur.

2. Rute Menuju Kota Langgur

Langgur memiliki sebuah bandara yang terkenal dengan nama bandara Dumatubin. Untuk bisa mencapai bandara ini, Anda harus mengambil penerbangan dari bandara Pattimura di kota Ambon. Rute penerbangan dari Ambon ke Langgur oleh maskapai Sriwijaya Air tersedia setiap hari pada pukul 10.15 WIT. Adapun penerbangan dari Langgur ke Ambon juga tersedia setiap hari pada pukul 11.55 WIT.

Kota yang terletak di Kepulauan Kei ini lokasinya persis di dekat laut. Jadi, Anda bisa menikmati indahnya matahari terbit dan terbenam setiap hari. Kota Langgur juga memiliki jembatan yang menghubungkan kota kabupaten ini dengan Kota Tual dan Pulau Dullah.

3. Fasilitas dan Kegiatan Menarik di Kota Langgur

Walaupun terletak di kepulauan nun jauh, Langgur sudah memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Anda bisa menemukan hotel, restoran, layanan transportasi, hingga aneka taman yang memikat di kota ini.

Sambil menikmati pemandangan pulau yang mempesona, Anda bisa menikmati makanan lokal, termasuk di dalamnya pisang goreng tepung Embal, Asar Ikan, Lad, Sirsir, dan kue Langar. Beberapa restoran yang direkomendasikan adalah Nadine Cafe, kemudian Jimbaran seafood, serta rumah makan Rindu Rasa.

Anda bahkan bisa menikmati aneka wisata yang terletak di Kepulauan Kei ini dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari kota Langgur. Salah satu yang paling terkenal adalah Bukit Masbait. Bukit ini adalah bukit tertinggi di Kepulauan Kei dan jaraknya kurang lebih 10 Km dari pusat kota Langgur. Bukit Masbait termasuk dalam kategori wisata religi, utamanya bagi mereka yang memeluk agama Katolik sebab bukit ini memiliki patung Kristus Raja Tengah yang berdiri di atas globe dunia.

4. Indahnya Pantai Ngurbloat dan Pantai Ngurtavur

Pantai Ngurbloat sering disebut sebagai Pantai Pasir Panjang. Pantai ini terletak di Desa Ngilngofatau dan disebut-sebut sebagai pantai yang memiliki pasir putih yang bersih, serta terhalus nomor dua di dunia sepanjang 3-5 kilometer. .

Pantai yang memiliki banyak pohon kelapa ini hanya berjarak 15 menit menggunakan kendaraan bermotor dari pusat kota Langgur. Di pantai ini Anda juga bisa menikmati keindahan alam bawah laut dengan cara snorkeling atau diving.

Adapun Pantai Ngurtavur terletak di Pulau Waha dan memiliki pasir timbul yang menjorok ke lautan tanpa ada garis putus sejauh 2 Km dan memiliki lebar 7 meter. Apabila laut sedang surut, Anda bisa berjalan di atas pasir timbul ini sampai ke tengah laut.

Uniknya lagi, Pantai Ngurtavur adalah habitat untuk burung Pelikan Australia atau sering disebut Pelecanus conspicillatus. Biasanya burung ini melakukan migrasi dari Maluku menuju Australia dan Papua Nugini. Apabila sedang beruntung, Anda juga bisa berjumpa dengan tabob atau penyu belimbing yang disakralkan.

5. Berkunjung ke Desa Budaya Tanimbar Kei

Desa Budaya Tanimbar Kei menyimpan banyak sekali potensi wisata. Hal ini bisa dilihat dari uniknya arsitektur bangunan, seni, serta adat istiadat, dan kepercayaan yang dianut di desa ini. Anda bisa mencapai desa yang terletak di Pulau Tanimbar Kei ini kurang lebih 3-4 jam dari kota Langgur menggunakan kapal laut.

Salah satu acara yang harus Anda saksikan saat melawat desa ini adalah upacara tradisional Tate’e. Acara ini dilakukan setiap tahun guna memohon kepada Tuhan dan para leluhur desa supaya panen raya dapat berjalan dengan lancar, baik itu saat di darat maupun di laut.

Keunikan lain dari desa ini adalah struktur desa yang terbagi menjadi Kampung Atas dan Kampung Bawah. Kedua kampung ini dipisahkan oleh tangga yang bersandar di tebing dengan tinggi kurang lebih 15 meter.

Dari cerita yang beredar diyakini bahwa leluhur desa ini berasal dari Bali. Maka, tidak heran apabila nuansa dan budaya Bali bisa dirasakan cukup kental di desa Tanimbar Kei. Anda juga bisa menemukan pura sebagai tempat peribadatan karena sebagian besar beragama Hindu.

Itu dia beberapa keindahan kota Langgur dan destinasi wisata memikat yang bisa Anda temui saat berwisata ke Kepulauan Kei. Anda bisa merencanakan liburan istimewa Anda dan nikmati berbagai momen tak terlupakan dengan bantuan Traveloka tentunya. Selamat liburan!