Belum Ditemukan, Basarnas Hentikan Opsar Pencarian Korban Terseret Gelombang Perairan Ngiroboyo

oleh -Dibaca 681 kali
HENTIKAN PENCARIAN. Opsar korban tenggelam di perairan Ngiroboyo dihentikan setelah 7 hari pencarian. (Foto: Dok. BPBD Pacitan)

Pacitanku.com, DONOROJO –  Badan SAR Nasional (Basarnas) Trenggalek akhirnya menghentikan operasi SAR (Opsar) pencarian korban terseret gelombang di perairan Pantai Ngiroboyo, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo pada Sabtu (9/10/2021).

“Operasi SAR ditutup setelah pencarian hari ke-7 berakhir tanpa hasil. Hingga Sabtu, 9 Oktober 2021, korban atas nama Muhammad Dwi Pahlepi tidak ditemukan tanda keberadaannya oleh tim,”demikian keterangan laman Instagram BPBD Pacitan yang dikutip Pacitanku.com.

Baca juga: Laka Laut Kembali Terjadi, Dua Orang Terseret Gelombang di Perairan Ngiroboyo, Satu Belum Ditemukan

Dalam penutupan operasi SAR tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Donorojo.

Sebelumnya, kejadian kejadian laka laut ini terjadi di kawasan wisata Pantai Ngiroboyo, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo pada Ahad (3/10/2021) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Saat itu, dua orang dengan nama Bahtiar dan Muhammad Dwi Pahlepi yang berasal dari Makam Haji, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah terseret gelombang perairan selatan tersebut.

Bahtiar berhasil menyelamatkan diri, sementara Muhammad Dwi Pahlepi terseret gelombang.

Sejak hari pertama, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban tenggelam akibat terseret arus gelombang di perairan Pantai Ngiroboyo.

Pada hari kedua pencarian, operasi SAR tersebut dibagi menjadi dua tim, yakni SRU laut dan pemantauan darat.

Dalam operasinya, SRU laut melaksanakan sisir dari pelabuhan Tamperan menuju seputaran Pantai Ngiroboyo. SRU darat melakukan pencarian laka laut di seputaran Pantai Ngiroboyo dan Klayar.

Pencarian kemudian dilanjutkan  dengan penyisiran disekitar pantai terdekat dari lokasi kejadian Laka Laut hingga diteruskan penelusuran lewat laut.

Sejak hari pertama, personil terlibat dalam opsar gabungan yaitu Basarnas, TRC BPBD Pacitan, Polairud, Aparat Kepolisian, SAR MTA, Pawartos, Target Saber, RAPI Pacitan, Tagana Dinsos Pacitan dan nelayan setempat.