Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian Korban Terseret Gelombang Perairan Ngiroboyo

oleh -Dibaca 513 kali
Tim SAR lakukan operasi gabungan pencarian korban tenggelam di perairan Ngiroboyo. (Foto: Dok Instagram BPBD Pacitan)

Pacitanku.com, DONOROJO – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban tenggelam akibat terseret arus gelombang di perairan PantaiNgiroboyo pada Senin (4/10/2021).

Menurut keterangan laman Instagram BPBD Pacitan, Senin (4/10/2021), operasi SAR tersebut dibagi menjadi dua tim, yakni SRU Laut dan Pemantauan Darat.

Baca juga: Laka Laut Kembali Terjadi, Dua Orang Terseret Gelombang di Perairan Ngiroboyo, Satu Belum Ditemukan

Dalam operasinya, SRU Laut melaksanakan sisir dari pelabuhan Tamperan menuju seputaran Pantai Ngiroboyo. SRU darat melakukan pencarian laka laut di seputaran Pantai Ngiroboyo dan Klayar.

“Personil terlibat dalam opsar gabungan yaitu Basarnas, TRC BPBD Pacitan, Polairud, Tagana Dinsos Pacitan dan nelayan setempat,”demikian dalam keterangan unggahan BPBD Pacitan.

Sebelumnya diberitakan kecelakaan laut terjadi di kawasan wisata Pantai Ngiroboyo, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo pada Ahad (3/10/2021) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Dua remaja atas nama Bahtiar dan Muhammad Dwi Pahlevi yang berasal dari Makam Haji, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah terseret gelombang perairan selatan tersebut.

Satu diantaranya atas nama Muhammad Dwi Pahlevi belum ditemukan hingga berita ini ditulis. Sementara Bahtiar berhasil selamat.

Laka laut tersebut berawal pada Sabtu (2/10/2021), sejumlah 25 orang berangkat dari solo sehabis magrib, menaiki kendaraan roda 4 dua unit, lainnya naik sepeda motor.

Setelah tiba di lokasi pada Sabtu malam, mereka beristirahat. Kemudian pada Ahad pagi, rombongan berolahraga di tepi pantai.

Setengah jam berselang, dua orang terseret arus atas nama Bahtiar dan Muhammad Dwi Pahlevi, satu orang selamat atas Bahtiar sedangkan korban terseret arus atas nama Muhammad Dwi Pahlevi.

“Ahad pagi kebetulan ombaknya besar, akibatnya dua terseret gelombang, satu selamat (Bachtiar) dan satu (Muhammad Dwi Pahlevi) belum ketemu,”tandas Wildan Nur Swi Harmoko, salah satu pengelola pantai Ngiroboyo, saat dikonfirmasi.  

No More Posts Available.

No more pages to load.