Tambah Lagi Pasien Corona di Pacitan yang Sembuh, Prosentase Kesembuhan Capai 85,5 Persen

oleh -13211 views
Jubir gugus tugas COVID-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto. (Foto: Yuniardi Sutondo)

Pacitanku.com, PACITAN – Gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) coronavirus disease 2019 (COVID-19) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan kembali menyampaikan kabar baik. Hal itu menyusul bertambahnya pasien terkonfirmasi COVID-19 yang dinyatakan sembuh.

Juru bicara tim komunikasi publik GTPP COVID-19 Pemkab Pacitan Rachmad Dwiyanto mengatakan ada satu penambahan pasien terkonfirmasi COVID-19 yang sembuh pada Rabu (12/8/2020).

“Yaitu kesembuhan dari 1 pasien klaster perusahaan yang ada di sudimoro. Dengan adanya tambahan ini jumlah seluruh kasus terkonfirmasi COVID-19 yang sembuh  meningkat menjadi 53 orang,”kata Rachmad dalam keterangannya kepada Pacitanku.com.

Baca juga: Jumlah Kesembuhan Pasien Corona Terus Meningkat, Pacitan Kini Masuk Zona Kuning

Menurut Rachmad, satu pasien sembuh tersebut berasal dari Kecamatan Sudimoro. Sehingga, dengan penambahan pasien sembuh tersebut, angka kesembuhan atau case recovery rate meningkat menjadi 85,5 persen per Rabu, dari semula 83,9 persen pada Selasa kemarin.

“Dengan peningkatan angka kesembuhan ini serta berubahnya zona menjadi kuning,”kata pria yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan ini.

Dengan bertambahnya angka kesembuhan itu, Rachmad mengatakan hingga Rabu (12/8/2020) total kesembuhan pasien menjadi 53 dari jumlah kasus akumulatif konfirmasi COVID-19 sebanyak 62 orang.

“Yang meninggal dua orang, sisanya yang masih dirawat ada tujuh orang, enam orang dirawat di wisma atlet dan satu orang dirawat di RS swasta di DI Yogyakarta,”tandasnya.

Namun demikian, Rachmad mengatakan saat ini Pacitan masih ada cukup banyak swab yang belum keluar hasilnya.

“Semoga swab yang tersisa tidak menjadikan penambahan kasus konfirmasi, sehingga COVID-19 dapat kita kendalikan,”tambahnya.

Rachmad juga mengharapkan, agar masyarakat Pacitan tetap disiplin untuk menjalankan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun masyarakat berada.

Hal ini, kata dia, dilaksanakan karena saat ini sedang hidup berdampingan dengan COVID-19. Sehingga harus beradaptasi untuk menjalankan kebiasaan baru , yaitu hidup berdampingan dengan corona.

“Mengapa harus disiplin menjalankan protokol kesehatan? khususnya 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak saat berinteraksi sosial, karena sampai dengan saat ini belum ada vaksin untuk mencegah COVID-19 dan belum ditemukan obat yang efektif untuk melawan COVID-19. Sehingga vaksin untuk saat ini adalah disiplin menjalankan protokol kesehatan,”pungkasnya.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan

Pesan Jubir GTPP: Laksanakan 3M Cegah Virus