Cerita Jubir Gugus Tugas Tentang 1 PDP di Pacitan yang Meninggal Dunia, Masih Muda, Punya Riwayat di Jakarta

oleh -13347 views
Juru bicara percepatan penanganan COVID-19 Pemkab Pacitan Rachmad Dwiyanto. (Foto: Sulthan Salahuddin)

Pacitanku.com, PACITAN – Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan coronavirus disease 2019 (COVID-19) Pemkab Pacitan Rachmad Dwiyanto mengatakan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia kembali bertambah satu.

Baca juga: Gugus Tugas akan Lakukan Tracing Lebih Luas Terkait Temuan Klaster Lokal di Sudimoro

Satu PDP yang meninggal dunia tersebut, kata Rachmad, masih muda dan punya riwayat di Jakarta.

“Betul, kemarin ada tambahan 1 PDP meninggal dunia, seorang pelajar yang sekolah di Jakarta. Kemudian saat sakit, ia berobat di Jakarta dan di bawa pulang juga sempat perawatan di RSUD dr Darsono Pacitan,”kata Rachmad, Jumat (3/7/2020) di Pacitan.

Usai dirawat di Pacitan, Rachmad mengatakan satu PDP tersebut kemudian menjalani perawatan di RSUD dr Moewardi, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

“Kemudian meninggal dunia di RSUD Moewardi Solo,”tukasnya.

Dengan bertambahnya PDP yang meninggal dunia tersebut, jumlah PDP di Pacitan per Kami (2/7/2020) kemarin menjadi 22, dengan rincian 4 PDP dipantau atau dirawat, 13 selesai perawatan atau sudah sembuh dan meninggal dunia 5 PDP.

Baca juga: PDP dan Pasien Positif Corona di Pacitan Bertambah, Masyarakat Jangan Sampai Lengah

Sementara untuk data pasien positif COVID-19 di Pacitan 27 orang, dengan rincian 15 pasien positif COVID-19 dirawat, 11 pasien positif COVID-19 sembuh dan 1 pasien positif COVID-19 meninggal dunia.

Sebelumnya, Rachmad juga meminta masyarakat untuk tidak lengah dengan kondisi perkembangan persebaran COVID-19 di Kabupaten Pacitan.

“Kita ndak boleh lengah, jadi new normal itu bukan keadaan normal, ya seperti ini terus nambah-nambah terus, sehingga kedisiplinan kita juga harus kita jaga,”kata Rachmad, Rabu (1/7/2020) malam.

Rachmad terus meminta masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

“Minimal pakai masker, dan lek iso ojo (kalau bisa jangan, red) bepergian karena melihat perkembangan terakhir itu semuanya ada riwayat dari luar kota, yang PDP meninggal itu yang masih remaja itu dari Jakarta usia masih 18 tahun, kan kasihan, jadi episenter Jakarta raya dan Surabaya raya yang saat ini sedang menghantui kita,”jelas Rachmad.

Berdasarkan data yang dikutip Pacitanku.com dari laman gugus tugas COVID-19 Pacitan, setidaknya gugus tugas telah memantau 25.900 orang per Kamis (2/7/2020). Dengan rincian 24.514 orang sehat dengan risiko (ODR), 669 orang dalam pemantauan (ODP), 668 orang tanpa gejala (OTG), 22 PDP dan 27 pasien positif COVID-19.

Pewarta: Putro Primanto
Editor: Dwi Purnawan