PDP dan Pasien Positif Corona di Pacitan Bertambah, Masyarakat Jangan Sampai Lengah

oleh -13271 views
Juru bicara percepatan penanganan COVID-19 Pemkab Pacitan Rachmad Dwiyanto. (Foto: Sulthan Salahuddin)

Pacitanku.com, PACITAN – Gugus tugas percepatan penanganan coronavirus disease 2019 (COVID-19) Pemerintah Kabupaten Pacitan meminta masyarakat untuk tidak lengah dengan perkembangan persebaran COVID-19 di Kabupaten Pacitan yang hingga Rabu (1/7/2020) masih bertambah.

Baca juga: Tambah Tiga dari Klaster Lokal, Total Pasien Positif Corona di Pacitan Kini Jadi 27

Penambahan itu diketahui per Rabu malam sebanyak tiga pasien positif COVID-19 dan 2 Pasien Dalam Pemantauan (PDP). Sehingga total pasien positif COVID-19 di Pacitan adalah 27, sedangkan PDP bertambah menjadi total 20.

“Kita ndak boleh lengah, jadi new normal itu bukan keadaan normal, ya seperti ini terus nambah-nambah terus, sehingga kedisiplinan kita juga harus kita jaga,”kata juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, Rabu (1/7/2020) malam.

Rachmad mengatakan, untuk PDP di Pacitan bertambah 2 hingga Rabu (1/7/2020) malam.“PDP nambah 2 dari kecamatan Pacitan, hanya desanya yang berbeda,”ujarnya.

Dengan penambahan 2 PDP tersebut, total PDP COVID-19 di Pacitan menjadi 20, dengan rincian dipantau 3, selesai pemantauan 13 dan meninggal dunia 4.

Sementara, untuk pasien positif COVID-19 diketahui bertambah 3 per Rabu malam, sehingga total pasien positif menjadi 27. Dengan rincian dirawat 15, sembuh 11 orang dan meninggal dunia 1 orang.

Baca juga: Gugus Tugas akan Lakukan Tracing Lebih Luas Terkait Temuan Klaster Lokal di Sudimoro

Sehingga, dikarenakan masih ada penambahan, Rachmad terus meminta masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

“Minimal pakai masker, dan lek iso ojo (kalau bisa jangan, red) bepergian karena melihat perkembangan terakhir itu semuanya ada riwayat dari luar kota, yang PDP meninggal itu yang masih remaja itu dari Jakarta usia masih 18 tahun, kan kasihan, jadi episenter Jakarta raya dan Surabaya raya yang saat ini sedang menghantui kita,”jelas Rachmad.

Penegasan untuk patuh menjalankan protokol kesehatan juga terus disampaikan oleh komandan gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 yang juga Bupati Pacitan Indartato.

“Karena bertambah terus, kepada seluruh warga masyarakat Pacitan utamanya kami mohon protokol kesehatan tetap dilaksanakan, karena apa yang obat mujarabnya adalah perilaku kita yaitu melakanakan atau mematuhi protokol kesehatan sebagaimana yang  sering dikatakan oleh Bapak Presiden kita,”kata Indartato, Rabu malam.

Pewarta: Sulthan Salahuddin
Editor: Dwi Purnawan