Ditengah COVID-19, Guru SD di Pacitan ini Gunakan WA untuk Mengajar Muridnya

oleh -13632 views

Pacitanku.com, PACITAN – Proses belajar dari rumah yang dilakukan karena adanya pembatasan sosial, membuat banyak anak didik menjadi malas dan bosan. Pasalnya bukannya malah belajar, anak anak tersebut malah asik bermain game online.

Ditemui dirumahnya, Bimo, murid salah satu sekolah dasar di kecamatan Pacitan ini merasa bosan karena tidak ada kegiatan, dan kaloupn ada tugas mereka sulit untuk mengerjakan.

“Bosan om (pewarta) mau main gak boleh. Tugas ada. Tapi susah, lha mau tanya ke orang tua, sebagian tidak paham. Ya sudah, cuma bisa main game online.” kata Bimo, siswa kelas 5 Sekolah dasar negeri Pacitan, senin (27/04).

Kejadian seperti Bimo diatas, dialami hampir semua siswa yang saat ini sedang melakukan proses belajar dirumah, walaupun menteri pendidikan nadiem makariem, telah membuatkan program belajar bersama melalui stasiun televisi Republik Indonesia (TVRI) namun banyak siswa tidak bisa mengikuti dengan baik karena tidak ada yang menjelaskan materi secara gamblang.

Melihat hal tersebut, seorang guru SD Cndi 3 kecamatan Pringkuku Pacitan, merasa resah, dan mencoba membuat satu langkah sederhana untuk tetap bisa mengajari anak didiknya yang sedang ada dirumah.

“Saya prihatin melihat mereka main game online terus. Dari situ saya berpikir bagiamana kalo saya bikin group WA yang anggotanya adalah anak didik saya. Dan berawal dari situ akhirnya saya bikin group.” jelas Sriwiharto, guru SD Candi 3 pringkuku.

Grup whats app (WA) yang dibuat Sri ternyata cukup efisien. Materi pelajaran siswa diambil dari menonton siaran TVRI, kemudian penjabaran dibahas melalui WA.

“Materi dari TVRI kita bahas di WA. Dan setelahnya anak anak kami kasih tugas yang dikumpulkan melalui pesan WA juga. Allhamdulilah. Mereka senang, bukan hanya itu. Orang tua pun juga tidak keberatan untuk belikan mereka paket pulsa internet karena dengan itu anak bisa belajar. ” imbuhnya.

Interaksi komunikasi yang dibangun dengan santai membuat anak lebih dekat dengan sang guru sehingga dialog dalam group WA tersebut bukan hanya tentang pelajaran namun juga tentang kegiatan keseharian anak.

Untuk memicu anak tetap mau belajar
Sriwiharto juga membuat tugas yang sifatnya adalah lomba. Seperti yang saat ini sedang berlangsung, dirinya membuat lomba pidato online berhadiah.

“Ya untuk memunculkan semangat saya buat lomba pidato online, berhadiah. Hadiahnya ya dari saya pribadi, sekedar untuk beli paket pulsa. Itupun anak anak sudah senang dan antusias. Ya semoga COVID-19 cepat berlalu dan kita semua bisa beraktifitas seperti semula,”kata Sriwiharto.

Kontributor: Julian Tondo
Editor: Dwi Purnawan