BPBD Pacitan Sosialisasi Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Alam di Desa Sanggrahan

oleh -406 views
SIAP SIAGA. Kepala Sie Pencegahan dan Kesiapsiagaan memaparkan sosialisasi kesiapsiagaan bencana alam pada Minggu (13/1/2019) di Balai Pertemuan Dusun Krajan, Desa Sanggrahan, Kecamatan Kebonagung.

Pacitanku.com, KEBONAGUNG – Karang Taruna Dusun Krajan, Desa Sanggrahan, Kecamatan Kebonagung menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan untuk menyosialisasikan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Kegiatan tersebut digelar pada Minggu (13/1/2019) di Balai Pertemuan Dusun Krajan, Desa Sanggrahan, Kecamatan Kebonagung.

Ketua Karang Taruna Dusun Krajan, Desa Sanggrahan, Kukuh Riza Prayogo dalam keterangannya kepada Pacitanku.com, Senin (14/1/2019) menuturkan kondisi alam di Desa Sanggrahan memiliki potensi bencana alam, utamanya tanah longsor.

Sehingga, kata dia, BPBD setempat menyosialisasikan jika terjadi bencana alam tanah longsor, cara mengatasinya, cara menanggulanginya dan tindakan selanjutnya.

“Tujuan yang palng utama, jika terjadi bencana kita sudah tahu tindakan apa yang sudah diambil, jadi tidak menunggu dari tim BPBD Pacitan, mengingat tim BPBD pun terbatas,”kata dia.

“Alangkah baiknya jika dari karangtaruna Dusun Krajan dan Pemerintah Desa Sanggrahan sudah tahu tindakan yang dilakukan jika terjadi bencana, harapan saya kedepan setelah acara ini, mengantisipasi bencana sedini mungkin,”imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Sie Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan Diannita Agustinawati menyampaikan pembentukan desa tangguh bencana (Destana). Desa tangguh bencana disebutkan adalah sebuah tim yang terbentuk di dalam desa, jika suatu saat terjadi bencana, dibawah naungan desa dna berkoordinaisi dibawah BPBD.

Lebih lanjut, Kukuh mengatakan selain sosialisasi kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, pihaknya juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Pacitan untuk ikut andil dalam peran serta donor darah.

Peserta donor darah saat melaksanakan kegiatan donor darah kerjasama Karangtaruna Dusun Krajan Sanggrahan dengan PMI Pacitan.

“Jumlah peserta donor darah 80 orang, yang hadir, dimana melihat situasi donor darah itu semakin dibutuhkan, tranfusi darah yang dibutuhkan di kabupaten Pacitan semakin hari semakin dibutuhkan,”pungkasnya. (BS/RAPP002)