Pemkab Pacitan Usulkan Formasi CPNS, Mayoritas Guru SD

oleh
PNS Pacitan saat upacara, Senin. (Foto: Humas Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan ikut melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun ini. Untuk diketahui, BKN menetapkan formasi CPNS dari kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (pemda) pada Mei ini. Selanjutnya, penerimaan CPNS 2018 akan dibuka setelah pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak Juni ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pacitan, Fatkur Rozi kepada Pacitanku.com pada Kamis (24/5/2018) mengatakan bahwa berdasarkan hasil analisis dari badan BKD, tenaga guru, utamanya guru Sekolah Dasar (SD) masih sangat dibutuhkan.

Baca juga: 67 PNS Pacitan Terima SK Pensiun

Dia mengaku formasi yang diusulkan ke Pemerintah Pusat sebanyak 1600 kursi kuota CPNS. Hanya saja, Fatkur tidak merinci satu-persatu formasi yang diusulkan.“Kita sudah usulkan, Pacitan sudah mengusulkan, tiap tahun juga begitu, tahun ini juga begitu, kita sudah mengusulkan 1600 kuota CPNS, tapi enggak tahu persetujuannya di sana,”katanya.

Dari total 1600 kuota yang diusulkan tersebut, kata dia, paling banyak dibutuhkan adalah CPNS kategori guru SD. Hal itu dikarenakan jumlah PNS guru SD yang pada tahun ini banyak yang memasuki masa purna tugas atau pensiun. “Kita mengajukan (kuota) guru dan yang lain-lain, tapi yang paling dibutuhkan guru SD, tapi kebanyakan guru itu, tiap tahunnya kan pensiun kan sekitar 250 guru,”tandasnya.

Lebih lanjut, Fatkur mengatakan bahwa secara prosentase, dari total pengajuan usulan CPNS sebanyak 1600 tersebut, total kebutuhan guru SD sekitar 70 persen. “Total kebutuhan guru di Pacitan sekitar 70 persen, 30 persen untuk kuota lainnya,”kata Fatkur.

Sebagai informasi, berdasarkan catatan Dinas Pendidikan setempat, pada tahun 2017 ada sebanyak 78 guru yang telah memasuki masa pensiun. Sementara di tahun 2018 ada sekitar 90 guru dan 123 guru di tahun 2019 yang memasuki masa pensiun.

Saat ini jumlah guru kelas SD yang masih aktif mengajar ada sebanyak 1.745 orang. Dari jumlah tersebut, mereka harus menangani sekitar 38.248 murid. Sehingga, perbandingannya seorang guru kelas menangani sebanyak 21 murid.

Namun demikian, Fatkur belum bisa memastikan jumlah kuota CPNS yang diberikan pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).  “Belum pasti (kuotanya), nanti itu kan BKN yang menentukan kuotanya,”paparnya lagi.

Edaran hoaks

Sementara itu, Fatkur juga menanggapi beredarnya edaran seputar penerimaan CPNS. Dalam edaran yang diterima Pacitanku.com tersebut berisi tentang laporan penetapan formasi tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non PNS dan tenaga kontrak pengangkatan PNS tahun 2016-2018.

Baca juga: Jatim Usulkan Seribu Tambahan Guru PNS SMA/SMK

Dalam edaran berlogo Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tersebut disebutkan bahwa dari usulan formasi 134, dan usul masuk 134, ditetapkan  kuota CPNS untuk Pacitan sebanyak 134 lowongan.

Fatkur memastikan bahwa edaran tersebut berisi informasi hoaks. Dia bahkan sudah melakukan klarifikasi dengan BKN terkait edaran tersebut.

“Ya, terkait edaran itu hoaks mas, sudah kita klarifikasi dengan BKN, edaran PNS tersebut hoaks, karena edaran tersebut sendiri sudah tersebar cukup lama, hampir setengah tahun yang lalu,”pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris BKD Pacitan, Mahmud kepada Pacitanku.com usai menyerahkan Surat Keputusan Pensiun di Ruang Pertemuan BKPPD, Kamis (3/5/2018) menyebutkan bahwa setiap tahun rata-rata PNS yang memasuki masa pensiun 250 hingga 400 orang.“Yang terbanyak dari Dinas Pendidikan atau Guru, nomor dua dari Dinas Kesehatan,”ujarnya saat itu.

Setiap tahun, kata Mahmud, pihaknya menyerahkan SK Pensiun dalam tiga tahap yaitu periode Januari – April, Mei – September, dan Oktober – Desember. Pihaknya juga melakukan rekrutmen tenaga honorer untuk mengantisipasi banyaknya PNS yang memasuki masa pensiun.

Pewarta/Penyunting: Dwi Purnawan