Jalur Pacitan-Ponorogo Sudah Lancar, Hati-hati Jalan Masih Licin

oleh
Sejumlah anggota Polisi mengatur kendaraan yang melewati area longsor di Nggrenjeng, Desa Kebondalem kemarin. (Foto: Polres Pacitan)

Pacitanku.com, TEGALOMBO – Jalur antarkabupaten Pacitan-Ponorogo kembali normal dan sudah bisa dilalui kendaraan bermotor setelah alat berat segera dikerahkan ke titik longsor yang memutus jalan provinsi tersebut di titik Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo, Pacitan pada Minggu (11/2/2018) sore.

Tak hanya di Ngreco, longsor juga sempat menghambat jalan di Kilometer 23 lingkungan Nggrenjeng, Desa Kebondalem Kecamatan Tegalombo pada Senin (12/2/2018) pagi.

Kepala Kepolisian Sektor Tegalombo Iptu Sumarno, seperti dikutip dari laman Polres Pacitan pada Selasa (13/2/2018) mengatakan bahwa setidaknya ada dua kejadian tanah longsor yang terjadi di sepanjang jalur Pacitan Ponorogo sejak Minggu malam, yaitu di wilayah Desa Ngreco dan Nggrenjeng Desa Kebondalem.

“Jalur Pacitan Ponorogo sudah kembali lancar, tetapi tetap dihimbau kepada warga pengguna jalan untuk tetap hati hati karena jalan masih licin karena bekas dari lumpur longsor,”katanya.

Sebelum terjadi longsor di Kebondalem, terjadi longsor di Desa Ngreco, longsor terjadi pasekitar pukul 17.50 WIB. Banyaknya material longsor dari atas tebing menyebabkan badan jalan provinsi di Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo itu tertimbun sepenuhnya, sehingga akses kendaraan dinyatakan putus total pada pukul 18.00 WIB.

Akibatnya, antrean kendaraan dari arah Pacitan menuju Ponorogo maupun sebaliknya sempat mengalami penumpukan.

Tak hanya longsor, banjir juga terjadi di sejumlah titik di Pacitan, utamanya wilayah Kecamatan Arjosari.

Banjir tersebut menyebabkan sejumlah instansi, seperti pendidikan di Pondok Tremas dan  jembatan warga Gupit, Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari ambrol terkena banjir bandang. Banjir yang melanda kawasan Kecamatan Arjosari surut pada Senin kemarin. (RAPP002)