Pacitan Siap Pecahkan Rekor MURI ‘Pembuatan Tumpeng Tiwul Tertinggi dan Terbesar’

oleh -132.177 views
Hello Pacitan 2017 di Pantai Watukarung.
Hello Pacitan 2017 di Pantai Watukarung. (Foto: Hesti Teky)

 

Pacitanku.com, PACITAN – Gelaran surfing “Hello Pacitan 2017” menyajikan kompetisi surfing internasional. Selain itu, juga akan diisi dengan “Pembuatan Tumpeng Tiwul Tertinggi dan Terbesar” yang akan berlangsung di Alun-Alun Kota Pacitan pada Sabtu (19/8/2017).


Kegiatan ini akan melibatkan dengan dukungan dari desa-desa/kecamatan di Pacitan. Nantinya Museum Rekor Indonesia (MURI) akan mencatat “Tumpeng Tiwul Tertinggi dan Terbesar” di Indonesia ini.


Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Pacitan, Endang Surjasari mengatakan tumpeng nantinya akan dihias dengan makanan hasil laut seperti ikan, udang dan lain-lain dengan melibatkan ibu-ibu desa atau kecamatan secara massal.”Diharapkan pembuatan Tumpeng Tiwul ini dapat menarik perhatian wisatawan lokal maupun internasional,” kata dia.




Bertempat di alun-alun kota Pacitan pula, wisatawan dan pengunjung akan dimanjakan dengan wisata kuliner khas pacitan yang tersedia berbagai booth di sepanjang alun-alun mulai tanggal 18 hingga 19 Agustus 2017.

Deretan kuliner khas tersebut, yakni Nasi Krawu, Sate Madura, Bebek Sinjay, Rujak Soto, Sambel Wader, Pecel Lele dan Rujak Cingur. Selain itu juga ada Pecel, Tahu Tek, Lontong Balap, Rawon, Soto Lamongan, Nasi Timpang, Gado-Gado dan Bakso Malang.

Para pengunjung juga dapat menikmati suasana kemeriahan Kota Pacitan dengan menyaksikan kegiatan Budaya khas Pacitan seperti Reog, Rontek dan lain-lain. Selain itu juga dimeriahkan penampilan artis ibukota dan lokal seperti Baby Zie, Yeyen dan Om Sagita.

Make it Bright akan menjadi aktivitas akhir dari seluruh rangkaian acara Pesona Hello Pacitan 2017, yaitu berupa kegiatan gotong royong membersihkan pantai di Watu Karung yang telah digunakan sebagai lokasi World Surfing League selama empat hari. Gotong Royong akan melibatkan masyarakat dan siswa-siswa sekitar Pantai Watu Karung,” tutupnya.