Yuk Daftar, Kemenag Buka Program Beasiswa Santri Berprestasi

oleh -13733 views

Pacitanku.com, SURABAYA – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Dit. PD-Pontren) resmi membuka Pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Masa pendaftaran mulai 29 Maret  hingga 22 April.

Menurut Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Mohsen, dalam keterangannya, Rabu (30/3/2016) kemarin mengatakan, setelah masa pendaftaran berakhir, tahapan selanjutnya adalah verifikasi data pada 23-26 April, pengumuman peserta lolos verifikasi data pada 27 April, pengumuman lokasi tes ujian peserta pada 29 April, pelaksanaan tes PBSB Online (CBT) pada 3-15 Mei dan pengumuman kelulusan pada 26 Mei.

“Informasi lengkap terkait PBSB dapat diketahui di laman  http://pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id. Dalam laman ini memuat syarat dan ketentuan, program studi yang ditawarkan, seleksi administrasi, alur registrasi, jadual pendaftaran, dan informasi PBSB secara umum,” tuturnya dilansir dari laman Jatimprov.go.id.


Ia mengungkapkan, materi yang akan diujikan dalam seleksi PBSB tetap sama, yaitu Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Test Bakat Skolastik (TBS), Bahasa Inggris dan Kepesantrenan.

Mohsen menerangkan, PBSB sudah berlangsung sejak 10 tahun lalu dan akan terus dilaksanakan karena selalu mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. PBSB akan tetap dilanjutkan tapi dengan format dan sistem yang berbeda.

“Jika tahun-tahun sebelumnya jurusan yang disediakan adalah umum dan keagamaan, untuk tahun ini program PBSB dikhususkan untuk jurusan umum, sedangkan jurusan keagamaan (tafaqquh fiddin, red) akan dibuat dengan format yang berbeda,” terangnya.

Perbedaan lainnya, sistem pendaftaran dan ujian yang memakai sistem online. Meski pendaftaran menggunakan mekanisme online, namun berkas pendaftar tetap harus dikirim ke Kantor Kementerian Agama Provinsi setempat sebagai acuan untuk memverifikasi data peserta calon peserta seleksi PBSB.

Pelaksanaan ujian juga akan dilakukan melalui sistem Computer Based Test (CBT). “Untuk pelaksanaan ujian online ini panitia baru membuat ancang-ancang untuk melaksanakan test berbasis zona, yaitu Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Tapi tidak menutup kemungkinan pelaksanaan ujian akan dilaksanakan di banyak propinsi jika Kanwil Kementerian Agama Provinsi bisa menyediakan komputer dengan jaringan internetnya,” tutupnya. (luk/RAPP002)