Bertemu Sekjen PBB, SBY Bahas Isu Perubahan Iklim Dunia dan Bisnis

oleh
SBY memberikan pidato dalam forum bisnis di Korea Selatan. (Foto: Fanpage SBY)
SBY memberikan pidato dalam forum bisnis di Korea Selatan. (Foto: Fanpage SBY)
SBY memberikan pidato dalam forum bisnis di Korea Selatan. (Foto: Fanpage SBY)
SBY memberikan pidato dalam forum bisnis di Korea Selatan. (Foto: Fanpage SBY)

Pacitanku.com, SEOUL – Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pandangan dihadapan para pelaku bisnis dunia di acara United Nations Global Compact Korean Leaders, di Seoul, Korea Selatan, Selasa (19/5/2015) waktu setempat.

Dalam cara yang turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa –Bangsa (PBB) Ban Ki-Moon itu, SBY memberikan pandangan mengenai isu perubahan iklim dan keselarasan dalam bisnis dunia.

“Mungkin banyak yang berpendapat bahwa penyelarasan operasi bisnis terhadap prinsip perubahan iklim hanya akan menghambat pertumbuhan bisnis. Perubahan memang selalu tidak mudah, tapi percayalah bahwa semua akan terbayar pada akhirnya. Bisnis yang baik akan berdampak baik untuk bisnis yang dijalankan,” ujar SBY dalam kapasitasnya sebagai  Presiden Global Green Growth Institute (GGGI).

Sementara, Ban Ki-Moon menyampaikan bahwa lembaga yang dipimpinnya akan membuka jalan untuk pembangunan manusia yang berkelanjutan. “UN Global Compact adalah inisiatif kebijakan strategis untuk bisnis, sebagai pendorong utama globalisasi dan pembangunan berkelanjutan, bersama pemerintah, masyarakat sipil, tenaga kerja dan PBB,” ujarnya.

Selain SBY dan Ban Ki-Moon, turut hadir pula direktur GGGI Yvo De Boer, John Elkington, co-founder dari Volans dan beberapa pembicara lainnya.

United Nations Global Compact sendiri merupakan sebuah inisiatif pelaku bisnis dunia untuk menyeleraskan operasi kerjanya ada 10 prinsip universal mengenai Hak Asasi Manusia, ketenagakerjaan, lingkungan dan anti korupsi. (RAPP002)