Ubur – Ubur Serang Kawasan Teleng Ria, Pengelola Minta Wisatawan Lebih Waspada

oleh -Dibaca 1.668 kali
Pengunjung yang terkena ubur - ubur dirawat di RSUD Pacitan. (Foto : WA/Info Pacitan)
Pengunjung yang terkena ubur - ubur dirawat di RSUD Pacitan. (Foto : WA/Info Pacitan)
Pengunjung yang terkena ubur - ubur dirawat di RSUD Pacitan. (Foto : WA/Info Pacitan)
Pengunjung yang terkena ubur – ubur dirawat di RSUD Pacitan. (Foto : WA/Info Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN—Beberapa wisatawan yang sedang mengunjungi Pantai Teleng Ria, Ahad (7/9/2014) diserang kelompok ubur – ubur. Para pengunjung tersebut kesakitan pada sekujur tubuhnya dan sempat dirawat di rumah sakit umum daerah setempat.

Ubur-ubur sudah menyengat puluhan wisatawan selama dua pekan terakhir. Serangan hewan itu diprediksi akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan selama musim kemarau ini. Karena itu, petugas keamanan pantai menyiapkan cairan amoniak yang dicampur tawas untuk menetralkan racun ubur-ubur tahap pertama.

“Hari Minggu kemarin, ada lima pengunjung yang disengat ubur-ubur. Mereka merasakan meriang, pegal-pegal, dan perutnya mual,” kata Tri Winarto, petugas keamanan dari PT El John Tirta Emas Wisata selaku pengelola Pantai Teleng Ria, Senin (8/9/2014) dilansir dari Tempo.co.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Pacitan Wasi Prayitno mengatakan ubur-ubur diperkirakan juga akan muncul di sejumlah pantai yang dikelola pemerintah daerah.

Untuk mengantisipasi serangan hewan tersebut, pihaknya telah memasang rambu peringatan di Pantai Klayar, Kecamatan Donorojo; Pantai Watukarung, Kecamatan Pringkuku; Pantai Pancer Door, Kecamatan Pacitan; dan Pantai Taman, Kecamatan Ngadirojo. “Agar wisatawan berhati-hati. Kalau bisa, jangan sampai mereka berenang di pantai,” ujarnya.

Wasi juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, antara lain Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pacitan. “Agar apabila ada wisatawan yang tersengat bisa segera diobati,” katanya.

Redaktur : Robby