Kisah Laka Laut Pantai Klayar : Wisnu Hendak Merantau ke Jakarta

oleh -13782 views
Kawasan Sphinx yang berbahaya di Pantai Klayar. (Foto : Dok.Pacitanku)
Kawasan Sphinx yang berbahaya di Pantai Klayar. (Foto : Dok.Pacitanku)
Kawasan Sphinx yang berbahaya di Pantai Klayar. (Foto : Dok.Pacitanku)
Kawasan Sphinx yang berbahaya di Pantai Klayar. (Foto : Dok.Pacitanku)

Pacitanku.com, DONOROJOKecelakaan laut (laka laut) di Pantai Klayar, Ahad (18/5/2014) yang mengakibatkan dua korban tewas, masing – masing Wisnu dan Rudi menyisakan cerita pilu, terutama bagi keluarga dan teman – teman korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua pemuda itu terseret ombak besar di laut selatan Pantai Klayar sekitar pukul 12.00 WIB. Nyawa kedua korban tidak tertolong. Meski demikian, jenazahnya berhasil diangkat ke daratan lima jam kemudian. Jenazah sempat dibawa ke rumah sakit Pacitan untuk diautopsi.

Kejadian tragis tersebut berawal dari rencana Karang Taruna desa setempat untuk piknik ke Candi Borobudur. Dikarenakan batal ke Borobudur, pagi sekitar pukul 09.00 WIB, keduanya bersama 12 orang pergi ke Pantai Klayar, hingga peristiwa nahas tersebut terjadi.

Wisnu, salah satu korban tewas dalam kecelakaan tersebut, sebenarnya akan lulus SMK. Dia bahkan sudah mengikuti pelatihan otomotif dan perbengkelan sepeda motor di rumah kepala desa setempat.

Ia adalah siswa SMK Pancasila 3 Baturetno kelas 3 dan saat ini kedua orang tuanya merantau di Jakarta. Dia tinggal bersama kakeknya, Kasidi (65). Sedangkan Rudy, anak dari pasangan Slamet Raharjo dan Suparni ini pelajar SMK Panca Marga Baturetno kelas 2.

“Dia sudah sepekan ikut pelatihan otomotif Desa Gambiranom di rumah saya. Rencananya, setelah lulus mau bekerja ikut orang tuanya ke Jakarta,” kata kepala Desa setempat.

Semasa hidup, Wisnu tinggal bersama kakek-neneknya karena orang tuanya merantau ke Jakarta.  Adapun Rudi merupakan anak bungsu dari empat bersaudara, putra pasangan Slamet Raharjo dan Suparni. 

Kedua korban tewas yang sudah menjalani proses visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pacitan akan dimakamkan hari ini, Senin (19/5/2014) di Baturetno, Wonogiri.

Redaktur : Robby Agustav